Penipuan Modus Penggandaan Uang, Gus Yusuf Asal Jombang Dicokok Polda Jatim

Caption foto : Tersangka pengganda uang asal jombang

Penipuan bermodus penggandaan uang kembali terjadi di Jawa Timur, setelah sebelumnya publik dibuat ramai dengan kasus Dimas Kanjeng Taat Pribad asal Probolinggo. Kini Polda Jatim kembali mengungkap kasus dengan modus yang sama di Jombang.

Dari hasil penyidikan pihak Ditreskrimum Polda Jatim, dua orang sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni A Rofik alias haji Imam Subakir alias gus Imam dan Joko Arianto alias haji Yusuf alias gus Yusuf, keduanya merupakan warga Jombang.

Kanit II Hardabangta Ditreskrimum Polda Jatim IJK Swastika menyatakan, modus yang digunakan para tersangka adalah dengan menyebar sms ke nomer handphone secara acak dengan tulisan ” uang Anda sudah berhasil dicairkan”.

Baca:  Sidang Praperadilan Kades Kesamben, Polres Jombang Buktikan Prosedur Penyelidikan

” Tiga orang asal Banjarmasin menjadi korban dengan kerugian mencapai Rp 2,7 milyar. Dua orang berhasil kita amankan, dan satu orang dalam pengejaran,” ungkapnya.(28/10/2016)

Setelah korban menerima sms dan telepon dari para tersangka, korban kemudian mendatangi pelaku di Jombang Jawa Timur. Kepada korban, para tersangka mengaku bisa menggandakan uang asalkan korban mau memberikan mahar dan uang sedekah untuk menyantuni anak yatim.

” Untuk meyakinkan korbannya, tersangka menunjukkan rekening dengan saldo Rp 750 milyar yang akan dicairkan. Namun hingga waktu yang ditentukan uang tersebut tidak bisa dicairkan,” pungkasnya.

Kini para pelaku diamankan di Polda Jatim guna pengembangan kasus, dan tidak menutup kemungkinan akan ada laporan baru lagi dari korban-korban penipuan yang dilakukan oleh pelaku penipuan tersebut.(elo)

Baca:  Stel Kenceng, BK DPRD Jatim Akan Surati Parpol Jika Anggota DPRD Tak Tertib