Kemenperin Gencarkan Industri Digital

BOYOLALI – KANALINDONESIA.COM
Kementrian Perindustrian RI mengadakan Workshop Penumbuhan Industri Digital dalam Revolusi Industri 4.0 di Gedung ESH Center,Jalan Madumulyo,Pulisen Boyolali.Senin (11/3)
Pemerintah Indonesia akan mendorong pengembangan digital melalui basis Industri dan Kegiatan ini merupuakan bentuk nyata dalam rangka melakukan pembinaan para pelaku industri.
Hal itu disampaikan Eko Yulianto, Kasubdit Program, Direktorat Industri Elekronika dan Telematika, Kementrian Perindustrian mengaku revolusi industri 4.0 memiliki dampak positif bagi perkembangan industri di Indonesia.
Dirinya mengaku pada Tahun 2018 melakukan pelatihan selama 5 hari di ikuti kurang lebih 500 peserta,untuk tahun ini di Kabupaten Boyolali dan Klaten pesertanya kurang lebih 400 orang.kata Eko
Eko menjelaskan mengenai Industri 4.0 itu mengenai konektivitas jaringan,jadi mempermudah rantai suple sehingga sudah tidak ada jeda.jelasnya
” Kami berharap,industri elektronika pun juga mampu membangun kerja sama dengan manufaktur kelas dunia. Upaya itu mampu menciptakan terjadinya transfer teknologi, sehingga bisa lebih meningkatkan kemampuan produksi dan menciptakan inovasi yang terdepan.
Sementara itu,Anggota DPR RI  ENDANG Srikarti Handayani mengatakan, Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kinerja sebagai anggota DPR dalam rangka melakukan pembinaan para pelaku industri dengan menggandeng Kemenperin.
“Untuk menghilangkan ketergantungan dengan pemerintah, maka tata kelola industri di peningkatan neraca perdagangan melalui produk ekspor”katanya.
“Tidak hanya di Boyolali saja saya mengumpulkan para pelaku usaha untuk kita berikan pembekalan tentang penumbuhan industri berbasis digital seperti ini, nanti siang saya juga akan undang pelaku usaha di Klaten untuk diberikan pembekalan yang sama,ucapnya.
Endang menambahkan,Memasuki era revolusi industri 4.0,mendorong pelaku industri di Solo Raya, seperti Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo dan Klaten menerapkan tata kelola industri secara mandiri agar tidak lagi bergantung dengan pemerintah.pungkasnya ( Mul )