Polres Kendal Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu 2019

Simulasi :Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappaita menjelaskan, dalam simulasi yang dilakukan menunjukan bahwa pihak kepolisian Polres Kendal sudah siap dan memiliki skema pada saat penanganan permasalahan dengan massa. (Penulis Eko Purwanto).

KENDAL – KANALINDONESIA.COM

Dalam rangka pengamanan Pemilihan Umum (pemilu) tahun 2019, Polres Kendal melakukan kegiatan simulasi Sistim Pengamanan Kota (sispamkota) yang dilakukan di Stadion Utama Kendal.

Dalam Sispamkota yang diperagakan dengan gabungan TNI dan Polri, sekitar 500 personil Polres Kendal beserta 1 pleton dari Kodim 0715/Kendal.

Dalam simulasi yang digelar telah menunjukan kesiapan Polres beserta TNI untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di Kabupaten Kendal, hal ini di tunjukkan dengan tingkat kekacauan yang anarkis pihak kepolisian dapat segera meredam amukan masa yang sempat melakukan aksi demo di KPU.

Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappaita mengatakan simulasi yang dilakukan menunjukan bahwa pihak kepolisian telah memiliki skema dalam penanganan permasalahan pada saat pemilu.

“Simulasi yang kita buat sebuah aktivitas masyarakat dari aman kemudian situasi berubah menjadi adanya aksi demo anarkis di kantor KPU dan kita sudah siap dengan pengamanan satu pleton anggota pihak kepolisian untuk pengamanan, semisal ada aksi lebih besar kitapun juga sudah melakukan persiapan untuk antisipasi” jelas Kapolres AKBP Hamka Mappaita, Rabu (13/3/2019).

Simulasi yang digelar, Kapolres Kendal merasa puas dan yakin bahwa di wilayah Kabupaten Kendal akan aman dan terjaga kondisinya selama Pemilu serentak tanggal 17 April mendatang.

“Saya yakin di Kabupaten Kendal akan tercipta keamanan yang kondusif. Adapun itu terjadi kami pihak Kepolisian beserta anggota Kodim 0715 sudah siap melakukan pengamanan,”tutur Hamka Mappaita.

Sementara untuk setiap TPS akan diberi 2 polisi dan 2 Satpol PP. Adapun untuk patroli pihak Kepolisian akan di bantu oleh anggota TNI.(eko)