Komisi III DPRD Trenggalek Kecewa Kualitas Bangunan yang Sudah Selesai Pengerjaannya

M Hadi, Sekretaris Komisi III DPRD Kab Trenggalek
M Hadi, Sekretaris Komisi III DPRD Kab Trenggalek

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Komisi III DPRD Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur menyatakan kekecewaannya terhadap kualitas bangunan proyek yang telah rampung ditangani Organisasi Perangkat daerah (OPD) terkait pada tahun anggaran 2018 lalu. Hal ini muncul dalam pembahasan di rapat evaluasi dengan dinas yang berlangsung di gedung rakyat, Kamis, (14/3).

M Hadi Sekretaris Komisi III mengatakan rapat ini merupakan  tindak lanjut evaluasi pelaksanaan kegiatan pada tahun 2018 serta melihat program rencana di tahun 2019.

“Komisi III DPRD Trenggalek mengundang seluruh jajaran OPD dan TAPD yang dikemas dalam rapat Komisi,”ungkapnya.

M Hadi mengatakan, dalam evaluasi juga terdapat beberapa permasalahan seperti pelaksanaan pembangunan yang tidak sesuai spesifikasi dan juga gagal dalam pelaksanaan.

“Ya ada beberapa kegiatan yang tidak terserap keseluruhan,”katanya.

Politisi asal PKB ini melanjutkan, rapat kali ini juga membahas progres pelaksanaan program di 2019. Namun juga terselip pembahasan inventarisir insfrastruktur yang terdampak akibat bencana.

“Secara umum pembahasan telah disampaikan semua, namun paling utama dalam pembahasan ini adalah evaluasi pelaksanaan APBD tahun 2018 yang sempat terjadi beberapa masalah,” lanjutnya.

Disampaikan Hadi, dalam evaluasi ini yang paling mencolok adalah pelaksanaan pembangunan Rumahsakit yang ada di Kecamatan Panggul. Karena memang pelaksanaannya mulai dari rencana hingga finishing tidak sesuai apa yang diharapkan. Komisi III kemarin juga telah melihat secara langsung pelaksanaannya juga sangat parah.

“Bahkan secara spesifikasinya sangat tidak layak, sehingga jauh sekali dengan apa yang diharapkan. Intinya secara umum finishingnya sangat jelek sekali,” jelasnya.

Karena dengan telah disampaikannya hasil PHO kemarin serta telah di kritisi kalau kondisinya seperti itu sangat tidak layak. Mau bagaimana lagi karena juga sudah final maka semua hanya bisa berharap akan di selesaikan menggunakan anggaran cadangan.

“Pasca bencana gunakan saja dana cadangan,”pungkasnya.(ham)

WELAS ARSO