Komisi IV DPRD Pacitan Desak Pemkab Dan Dinas Bina Marga Propinsi Lebarkan Jalan Arjosari-Purwantoro

KANALINDONESIA.COM : Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pacitan, desak Dinas UPT Bina Marga Propinsi untuk segera melebarkan Jalan antara Kecamatan Arjosari sampai Kecamatan Bandar.

Sementara Lancur Susanto, Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Pacitan, berharap ” seiring perkembangan perekonomian saat ini, dua Jalan Propinsi Arjosari sampai dengan purwantoro yang panjangnya berkisar 48 KM, kami komisi IV  mendesak pihak UPT Dinas Bina Marga Propinsi dan Pemda Kabupaten Pacitan untuk secepatnya adanya pelebaran,” desak Lancur.

Masih menurutnya, karena kondisi jalan saat ini hanya lebarnya 3.5 meter dan itu di rasa sangat tidak memadai, karena itu jumlah kendaraan semakin bertambah. selaiJln propinsi tersebut selain sempit kondisi Berliku dan Curam dan sangat tidak memadai untuk pengguna jalan. Padahal, Jalan itu menghubungkan Kabupaten Wonogiri tersebut, jalan tersebut melewati 3 (tiga) kecamatan,yakni ” kecamatan Arjosari,kecamatan Nawangan dan kecamatan Bandar. Sedangkan kondisi Jalan saat ini sangat Vital bagi tiga kecamatan itu, ” tegasnya.

Baca:  Golkar Jatim Siap Luncurkan Bantuan Atasi Wabah Covid 19

Sedangkan untuk kondisi Jalan Purwantoro batas Jatim saat ini sudah di perlebar dgn kondisi mulus dan Nyaman dgn lebar rata2 6 m.Tinggal menunggu semangatnya pemda kabupaten Pacitan dan UPT Dinas Bina Marga Prop Jatim. Lancur Susanto menegaskan, tidak ada alasan bagi pemerintah untuk tidak segera memperlebar jalan tersebut di karenakan Infrastruktur adalah kebutuhan dasar masyarkat,maka pemerintah wajib untuk menyediakan jalan yg memadai dan Nyaman,” tegas lancur.

Sementara, Budi Hari, Kasi Jalan UPT Dinas Bina Marga Propinsi, mejelaskan ” terkait pelebaran jalan Arjosari sampai Purwantoro, saat ini masih kita upayakan untuk segera dilaksanakan, bahkan Bupati sudah mengajukan usulannya ke Gubernur Jawa Timur. Kami Dinas UPT Bina Marga Propinsi juga sudah mengadakan survey di lapangan. Namun untuk pembebasan lahannya belum semua bebas, yang sudah di bebaskan baru perbatasan Purwantoro dari desa Jeruk sampai Desa Gedangan kira-kira 8 sampai 10 kilometer dengan dam lebar 14. Sedangkan untuk nawangan sampai Arjosari masih ada sedikit permasalahan yang lahannya belum bisa di bebaskan. Karena posisi dam meja nya berada ditengah-tengah jalan ” apalagi posisi Dam nya tepat dirumah penduduk ” memang saran dari Dinas Propinsi kalau bisa untuk ibukota Kecamatan harus diprioritaskan terkebih dahulu,” jelas Budi Hari,pada Jumat (28/10/2016).

Baca:  DMI Bangkalan Berharap Bantuan Puluhan Tandon Air Bermanfaat

Ditambahkannya, kemarin kita sudah melakukan survey diKecamatan Nawangan banyak rumah yang posisinya berada ditengah DAM jalan, jadi kami harus koordinasi terlebih dahulu dengan Pemerintah Daerah ” bagaimana untuk pembebasan lahannya, kalau Dinas Bina Marga Propinsi kewajibanya pelaksanan fisiknya saja” jadi kita harus menunggu pembebasan lahan terlebih dahulu,” pungkasnya.(bc)