SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Pengadilan Negeri (PN) Surabaya memperpanjang Lockdown terbatas mengenai pelayanan publik. Keputusan tersebut diambil menyusul kebijakan pemerintah pusat yang resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Dalam pres rilisnya, Martin Ginting selaku Humas Pengadilan Negeri Surabaya menjelaskan, lockdown terbatas pada PN Surabaya diperpanjang mulai hari ini sampai tanggal 25 Juli 2021. Menurutnya, karena PN Surabaya adalah instansi pelayan publik di daerah harus sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat atau daerah.

“Sebab menurut Ketua PN Surabaya, para pengguna jasa atau kuasa hukum yang bersidang di PN Surabaya banyak juga advokat yang berasal dari luar kota Surabaya, sementara oleh pemerintah daerah masih memperpanjang penyekatan untuk memasuki kota Surabaya, sehingga para kuasa hukum dan pencari keadilan mengalami hambatan untuk hadir di persidangan,” ujar Ginting, Rabu (21/7/2021).

Lebih lanjut Ginting menyatakan, jika PN Surabaya sejalan dengan kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintah dan juga setelah diikuti perkembangan di tengah-tengah masyarakat bahwa wabah virus Covid-19 di Surabaya masih tinggi, sehingga dikhawatirkan bila pelayanan PN dibuka secara penuh, maka dapat terjadi penyebaran virus secara massif karena akibat penumpukan orang pasti akan terjadi karena telah lama kebijakan lockdown diberlakukan di PN Surabaya dan sudah tentu persidangan yang sudah lama ditunda akan bersamaan di gelar yang sangat berpotensi timbulnya kerumunan para pencari keadilan dan dikhawatirkan penyebaran virus tidak terkendali di PN Surabaya. Ady

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here