Lapas Medaeng Beri Ijin MKP Datang ke Pemakaman Anaknya, Ini Syaratnya

Bupati non aktif Mojokerto, MKP saat menghadiri acara pemakaman anaknya

MOJOKERTO,KANALINDONESIA.COM :Bupati non aktif Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa (MKP) datang di pemakaman sang anak Jiansyah Kamal Pasa yang meninggal di rumah sakit akibat mengalami kecelakaan di Jalan Tol Solo-Ngawi tepatnya di KM 565.600.

Mengenakan kemeja putih dan peci hitam, MKP tampak sedih menghadiri acara pemakaman anaknya. Namun kedatangan MKP ke acara tersebut, dilakukan atas ijin dari pihak Lapas.

“Syarat-syarat untuk mengeluarkan itu ada surat kematian dari rumah sakit, surat kematian dari kelurahan, surat permohonan dari keluarga, surat pernyataan tidak melarikan diri dan foto copy KK (kartu keluarga),” kata Kasi Pelayanan Tahanan, Rutan Medaeng, Achmad Nuri Duha, Kamis (21/3/2019).

MKP mendapatkan ijin keluar dari Rutan Medaeng Klas IA, Kabupaten Sidoarjo setelah memenuhi semua persyaratan-persyaratan.

“Ijin secukupnya saja, kalau sudah bersih-bersih kita kembali. Selagi persyaratan terpenuhi itu hak. Ada dua orang dari rutan dan satu polisi yang mengantar,” imbuh Duha.

Sesuai dasar hukum atas izin khusus tersebut adalah Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 32 tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan yakni Pasal 52 PP No. 32 Tahun 1999.

“Ke atas itu orang tua, ke bawah itu anak, kanan kiri suami atau istri itu juga salah satu syarat. Makanya kita meminta KK untuk memastikan jika itu anak kandung,” pungkas Nuha.(BEN)