Nasib Rekrutmen P3K Trenggalek Mengambang

Pariyo Kepala BKD Kab. Trenggalek

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, Jawa Timur, melalui Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat mengaku kesulitan dalam penggajian Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) jika itu dibuka.
Pasalnya , minimnya anggaran di pemkab yang dimungkinkan harus putar otak untuk mengeluarkan tambahan gaji P3K yang sedianya Trenggalek mendapat 284 kursi.

“Seluruh wewenang rekrutmen ada di pusat, sedangkan daerah yang menggaji, otomatis mempengaruhi postur APBD kita,”ucapn Pariyo , Kepala BKD Kabupaten Trenggalek, Kamis (21/3) di Trenggalek.

Selain rumit di anggaran, Pariyo juga mengatakan, alotnya beberapa daerah termasuk kepada adanya format perjanjian dengan tenaga P3K yang terekrut , mengharuskan pihak pemkab sendiri bertandatangan melalui bupati setempat.

“Ini aturannya masih belum jelas termasuk yang menandatangani MoU dengan pusat,”tuturnya.

Diterangkan Pariyo, Trenggalek sesuai surat dari KemenPAN RI mendata jatah kursi P3K sebanyak 179 kursi untuk tenaga kependidikan dan 64 tenaga pertanian.

“Kita dapat Formasi sebanyak itu dan itu merupakan keputusan alokasi dari Kemenpan-RB,”tandasnya.

Terhadap pengadaannya Bupati disuruh membuat surat pernyataan siap menggaji dari APBD, Pariyo mengaku bingung .

“nanti terserah pak bupati yang punya arahan dan petunjuknya,”ujarnya.

Hingga kini BKD sendiri, masih keterangan Pariyo, belum tahu ujung pangkal masalah P3K ini . malahan kasus ini telah disampaikan kepada dewan setempat.

“Sebenarnya dewan juga sudah berupaya untuk mengajukan keberatan terkait penggajian P3K, agar tidak dibebankan APBD kabupaten, tapi hingga kini belum ada jawaban,”terangnya.

Pariyo berharap, kedepan usulan tersebut di evaluasi oleh pusat. Menurutnya, jika gaji menggunakan APBD sebaiknya wewenang ada di daerah untuk menetapkan formasi tersebut.

“Jika gaji dari pusat, daerah tidak berat, jadi ditunggu saja dari pusat,pungkasnya. (dik/ham)

pemimpin umum kanalindonesia.com, caleg provinsi no urut 2, dapil jatim 9, Partai Perindo
WELAS ARSO