Empat Tahun Berturut-Turut, Trenggalek Siap Pertahankan KLA

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Pasca empat tahun berturut-turut dinobatkan menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA), Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur berkomitmen serius mempertahankan predikat KLA.

Hal ini ditegaskan sekretaris daerah ( Sekda) Kabupaten Trenggalek, Ir. Joko Irianto, M.Si, saat  memimpin rapat koordinasi dengan beberapa OPD, Camat dan instansi terkait guna upaya pemenuhan indikator penilaian Kabupaten Layak Anak yang semakin ditingkatkan.

Menurut sekda Joko Irianto, Kabupaten Layak Anak tidak hanya slogan, melainkan harus benar-benar diwujudkan dan dapat dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat.

“Malam tadi kita mengevaluasi apa yang telah kita lakukan kemarin untuk menjadi bahan evaluasi untuk kita tingkatkan,” ungkapnya, Jum’at, (22/3) di Trenggalek.

Ditambahkan dia, tahun 2019 indikator penilaian Kabupaten Layak Anak semakin meningkat, contohnya jika tahun lalu di kecamatan itu hanya dua desa, sekarang tidak hanya dua melainkan 50 persen desa di Kecamatan sudah harus layak anak.

“Jika persyaratan dulu hanya dua desa dalam satu kecamtan harus layak anak sekarang syaratnya bertambah 50 persen desa harus layak anak,”imbuhnya.

Maka dari itu semua stakeholder terkait , masih keterangan Joko kini dikumpulkan, untuk membangun komitmen yang sama mewujudkan KLA di Trenggalek sehingga predikat tersebut bisa dipettahankan tahun ini.

“Kita berkomitmen tahun ini KLA harus tetap bertahan untuk di Trenggalek,”tegasnya.

Ratna Sulistyowati, Kepala Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Trenggalek membenarkan adanya peningkatan indikator penilaian Kabupaten Layak Anak ditahun 2019 ini.

“Itu benar, maka kami intensif koordinasi dengan sate holder yang lain,”ucapnya.

Empat tahun berturut-turut mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Anak, masih diungkapkan  tentunya perlu dipertahankan dan menjadi komitmen kita bersama, karena tahun ini Trenggalek menjadi salah satu daerah yang dinilai.

“Kita sedang dinilai saat ini oleh tim,”ugkapnya.

Sementara dari informasi yang didapat, Trenggalek awalnya dinobatkan sebagai Kabupaten Layak Anak tingkat Pratama, namun pada tahun 2018 kemarin predikat KLA untuk Trenggalek meningkat menjadi Madya.

“Namun untuk tetap bisa mempertahankan predikat di tingkat Madya ternyata indikatornya di tahun 2019 naik. Tidak hanya 2 desa, sekarang minimal 50 persen desa di setiap kecamatan harus sudah ramah anak dan sekolah, maupun Puskesmas juga sama,”tandasnya.

Ditambahkan dia, ada 5 cluster penilaian, Indikator lain penilaian KLA ini hak sipil dan kebebasan, akte kelahiran mutlak meskipun angka kita sudah tinggi dan diapresiasi oleh UNICEF karena mencapai angka 90 persen.

“Tahun 2019 kita ingin meningkatkan hingga mencapai angka 95 persen,”tegasnya.(dik/ham)

WELAS ARSO