Ribuan Personil Polisi Siaga Amankan Demo 4 November

KANALINDONESIA.COM : Sebanyak 5.630 personel polisi diperbantukan untuk mengamankan aksi unjuk rasa ormas Islam pada 4 November mendatang.

Ribuan anggota Brimob yang berasal dari 17 Polda se Indonesia tersebut akan disiagakan di 32 titik Ibu Kota dan akan mengamankan di  bandara, pelabuhan, stasiun, terminal, hingga beberapa objek vital lainnya.

Setiap Kompi Brimob yang ditugaskan ini memiliki keahlian dan spesifikasi pengamanan yang beragam.

Karo Ops Polda Metro Jaya Kombes Verdianto menyatakan, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk aksi demonstrasi Jumat( 04/10/2016) yang menuntut Gubernur Provinsi DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ditangkap karena diduga melecehkan agama.

“Itu siaga saja, untuk berjaga-jaga,” jelas Verdianto, Minggu (30/10/2016).

Baca:  Hearing Ricuh, Pedagang Datangi Polres Jombang untuk Tempuh Jalur Hukum

Verdianto menegaskan, titik-titik yang diamankan rahasia dengan jumlah personel di setiap titiknya beragam sesuai kebutuhan.

“Enggak, enggak segitu (5.630 personel) jumlahnya,” kata Verdianto. Ia enggan menyebutkan jumlah pasti personel yang diterjunkan.

Namun, Verdianto membenarkan soal 5.630 personel yang diperbantukan ke Polda Metro Jaya. Mereka adalah Korps Brimob dari 17 Polda di Indonesia.

Sementara data yang berhasil di himpun bahwa personil gabungan yang akan diturunkan mencapai 7.000  berisi dua kompi personel marinir, satu kompi pasukan khas dari TNI AU, satu kompi Komando Cadangan Strategi Angkatan Darat (kostrad) dan batalyon Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad).

Demo dengan judul Aksi Bela Islam II ini menuntut polisi untuk menjalankan proses hukum terhadap Ahok karena dianggap menistakan agama.

Baca:  Hentikan Rekam Data KTP Anak, e-KTP jadi Prioritas Pelayanan Capil Kota Mojokerto