DPRD Trenggalek Tindaklanjuti LKPJ Bupati dengan Bentuk Pansus

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Pihak DPRD Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) menyikapi penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2018 kemarin.

Dari informasi yang didapat, pansus LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2018 bentukan dewan ini beranggotakan tiga orang dari Fraksi PKB, PDI Perjuangan sebanyak tiga orang, Fraksi Persatuan Indonesia Sejahtera (PAS) sebanyak tiga orang, Demokrat dengan empat orang dan dari Golkar sebanyak dua orang.

“Dari pansus ini kita telah akomodir tim sebanyak lima belas anggota dewan,”ungkap Abu Mansur Sekretaris DPRD Kabupaten Trenggalek, Rabu, (27/3) di Trenggalek.

Dikatakannya, pembahasan LKPJ tahun 2018 terkait capaian kinerja Bupati dan evaluasi dari Gubernur Jatim serta tentunya adanya temuan-temuan dari lembaga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Tentu yang dibahas adalah evaluasi dari Gubernur mengenai capaian kinerja sekaligus temuan dari BPK,”katanya.

Diakui Abu, pasca paripurna kemarin, pihak DPRD Kabupaten Trenggalek melalui Ketua H Samsul Anam, mengapresiasi jawaban yang disampaikan Pemkab Trenggalek dalam rapat paripurna tersebut. Menurut dia, jawaban tersebut sangat rinci, lengkap dan disertai data.

“Beliau menyampaikan dengan data, dan menjawab semua pertanyaan yang kita tanyakan kemarin. Semua disampaikan dengan lengkap,” tegas Abu Mansur.

Dengan begitu, pihaknya berharap pansus yang telah dibentuk mempunyai gambaran yang jelas terkait apa yang akan dibahas.

“Karena laporan itu jawabannya dilengkapi dengan laporan yang rinci, kemudian ada datanya,” sebut Abu.

Dalam kesempatan itu, pansus tersebut akan bekerja selama 30 hari ke depan. Dan itu dapat diperpanjang. Setelah itu, pansus melaporkan hasil kerjanya dalam sebuah rapat paripurna.

“Kita akan bekerja dengan jadwal 30 hari, namun jika kondisinya tidak memungkinkan akan kita perpanjang dan tenytu tidak akan molor,”pungkasnya. (ham)