Sepuluh Hari Pasca Kebakaran Pasar Legi, Pedagang Berharap Bantuan Pemerintah Daerah

Sejumlah pedagang yang bersih-bersih puing-puing kiosnya

JOMBANG,KANALINDONESIA.COM :Sepuluh hari pasca-kebakaran hebat yang melanda pasar legi yang terletak di Jalan Seroja Jombang pada, Minggu (17/3/2019) lalu, beberapa pesonil dinas lingkungan hidup (DLH) dibantu oleh pedagang masih membersihkan puing-puing dari kiosnya. Ada pula pedagang yang mendirikan lagi kiosnya sebagai tempat berdagang.

Pantauan di lokasi, Jalan Seroja, Desa Candimulyo, Rabu (27/3/2019), tampak dua mobil truk milik DLH Jombang yang parkir di sisi jalan Seroja tepatnya di depan puing-puing kios pasar yang terbakar.

Sementara itu, tampak pula beberapa petugas DLH yang memotong bekas pohon yang roboh dengan gergaji dan ada yang menyeret seng-seng maupun besi yang tersisa tak terlalap api.

Sampineng (68) warga Desa Pandanwangi Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang Jawa Timur yang sudah puluhan tahun berdagang bumbu dapur di pasar tradisional ini menuturkan ia membangun kembali kiosnya dengan biaya sendiri meski. Ia mengaku juga belum mendapat bantuan dari pemerintah kabupaten setempat.

“Kios ini saya bangun sendiri, belum ada bantuan dari pemerintah, waktu lalu Bupati juga datang kesini, tapi saya belum dengar ada bantuan dari pemerintah untuk pedagang yang kiosnya terbakar,” ujar Sampineng

Sampineng yang merupakan anggota Muslimat Kabupaten Jombang ini berharap agar pemerintah memperhatikan nasib pedagang pasar legi yang kiosnya terdampak kebakaran waktu lalu.

“Saya hanya berharap ada bantuan dari Bu Munjidah untuk pedagang pasar yang kiosnya terbakar agar bisa berjualan kembali ,” pungkas Sampineng kepada sejumlah wartawan.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran di Pasar Legi, Jalan Seroja, Desa Jombang, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang Jawa Timur, pada Minggu (17/18/2019) malam, menghanguskan puluhan kios.

Beruntung insiden itu tidak menelan korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.(BEN)