152 Ketua KPPS di Karanggeneng Dilantik Serentak

Ketua KPPS diambil sumpahnya dengan didampingi oleh seorang rohaniawan. Foto: omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Pesta demokrasi 5 tahunan tinggal 21 hari lagi. Penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU terus mematangkan persiapan. Salah satunya dengan menyelesaikan status Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), resmi dilantik serentak pada Rabu (27/3/2019). Seperti yang dilaksanakan oleh PPK Karanggeneng, Lamongan.

Sebanyak 152 orang Ketua KPPS dari 18 Desa di Kecamatan Karanggeneng hadir dan berkumpul bersama di Pendopo Abdi Praja Kecamatan Karanggeneng Lamongan. Acara yang juga dihadiri oleh Muspika dan Paswascam Karanggeneng tersebut berjalan dengan lancar.

Dalam sambutannya Camat Karanggeneng, Bakti Aprianto, S.H. MM, meminta kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) agar bekerja dengan penuh tanggung jawab dalam Pemilu yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang.

“Laksanakanlah tugas yang diamanatkan dengan penuh tanggungbjawab, sesuai Undang-Undang yang berlaku dan tetap untuk selalu melakukan koordinasi dengan sebaik-baiknya,” kata Bakti.

Dalam kesempatan tersebut, Bakti juga mengingatkan kepada semua pihak agar tidak memviralkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pelanggaran-pelanggaran Pemilu ke media sosial.

“Jangan buru-buru untuk memviralkan temuan ke dalam Medsos, karena itu malah akan menimbulkan masalah baru, silahkan dikoordinasikan secara internal,” pinta Bakti.

Penandatanganan Berita Acara Pelantikan oleh salah satu ketua KPPS seusai pengucapan sumpah dan janji. Foto: omdik_kanalindonesia.com

Sementara itu, Ketua PPK Karanggeneng Azis Susanto, mengatakan pelantikan ketua KPPS se Kecamatan Karanggeneng dilakukan serentak di Pendopo Abdi Praja Kecamatan Karanggeneng secara serentak.

“Sesuai jumlah TPS di Karanggeneng maka hari ini sebanyak 152 ketua KPPS resmi diambil sumpahnya, mereka akan langsung menyiapkan segala sesuatu terkait dengan kelengkapan pemilu,” kata Azis sapaan akrab dari Azis Susanto.

Disebutkan olehnya, pelantikan KPPS sendiri dilantik Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan dilakukan serentak se Lamongan. Pelantikanya ada yang dilakukan Kantor Desa atau Kelurahan, ada juga dilakukan di di Kantor Kecamatan, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Bimbingan Tehnis atau Bimtek pemungutan suara dan logistik.

Pelantikan Ketua KPPS ini kata Azis, dilakukan serentak agar kesiapan KPPS untuk di masing-masing TPS, utamanya tentang teknis penyelenggaraan pemungutan suara bisa difahami secara optimal. Secara keseluruan di Kabupaten Lamongan ada 4.500 TPS yang tersebar di 27 Kecamatan.

Adapun tugas, wewenang dan kewajiban KPPS menurut UU 7 tahun 2019 adalah KPPS bertugas mengumumkan daftar pemilih tetap di TPS, menyerahkan daftar pemilih tetap kepada saksi Peserta Pemilu yang hadir dan Pengawas TPS dan dalam hal Peserta Pemilu tidak memiliki saksi, daftar pemilih tetap diserahkan kepada Peserta Pemilu, melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara di TPS.

Ketua PPS dan Ketua KPPS Sumberwudi melaksanakan foto bersama seusai pelantikan. Foto: omdik_kanalindonesia.com

Selain itu KPPS juga bertugas membuat berita acara pemungutan dan penghitungan suara serta membuat sertifikat penghitungan suara dan wajib menyerahkannya kepada saksi Peserta Pemilu, Pengawas TPS, dan PPK melalui PPS.

Tugas lainya adalah melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh KPU, KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, PPK, dan PPS sesuai dengan peraturan perundang-undangan, menyampaikan surat undangan atau pemberitahuan kepada pemilih sesuai dengan daftar pemilih tetap untuk menggunakan hak pilihnya di TPS.

Jurnalis : omdik/ferry
Kabiro : ferry mosses