Antisipasi Kerawanan Pemilu Polres Trenggalek Gelar Sispamkota

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Sistim Pengamanan Kota (Sispamkota) diinisiasikan pihak Polres Trenggalek, Jawa Timur guna mengantisipasi kerawanan keamanan menjelang gelaran pesta demokrasi Pemilu Legislatif (Pilleg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) serentak 17 April 2019 yang tinggal beberapa minggu kedepan.

Tak kurang dari 225 personil kepolisian berlatih kesamaptaan serta bela diri bertempat di halaman Mapolres setempat, Kamis (28/3).

Kapolres Trenggalek AKKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H. selaku Kaopsres operasi Mantap Brata Semeru 2019 mengatakan, latihan Sispamkota ini merupakan simulasi pengamanan kota mulai dari situasi aman hingga kontijensi.

“Pengamanan kota dalam rangka antisipasi gangguan keamanan menjelang, pada saat sampai paska Pemilu 2019 nanti,” ungkap AKBP Didit.

Latihan ini sedikitnya melibatkan 225 personel yang terbagi menjadi beberapa bagian diantaranya, Dalmas Awal, Dalmas lanjutan, negosiator, pengamanan VVIP, pengawalan hingga proses penindakan hukum atau represif.

“Setiap tahapan Pemilu nantinya akan disimulasikan. Jadi, masing-masing personel betul-betul memahami tugas dan wewenangnya. Apa yang harus dilakukan, bagaimana cara bertindak dan bertanggung jawab kepada siapa,” ujarnya.

Posisi ini dianggap dia, akan lebih mematangkan kesiapan personil dalam menghadapi situasi apapun sehingga target kesuksesan pemilu bisa dicapai dan kondisi bisa terdeteksi lebih awal.

“Secara umum Polres Trenggalek siap mengamankan Pemilu 2019,” Imbuhnya.

Masih kata AKBP Didit, puncak latihan ini nantinya akan di peragakan langsung di hadapan Forkopimda dan stoke holder Pemilu dalam gladi lapangan yang menurut rencana akan di laksanakan Minggu depan di halaman Mapolres dengan perangkat yang lebih lengkap.

“Kita akan bareng-bareng dengan alat keamanan negara yang lain baik dari unsur TNI, ataupun dari pemkab tunjukkan kepada jajaran pemangku pemerintah yang lain,”tegasnya.

Sementara itu, Koordinator pelatih, Ipda Suyono, S.H. menuturkan, khusus hari ini dan beberapa hari kedepan, pelatihan di fokuskan pada pergerakan tim Dalmas awal dan Dalmas lanjutan mengingat dalam prakteknya membutuhkan personel yang cukup banyak dan bergerak dalam ikatan kompi.

“Nanti saat gladi lapangan akan disertakan personel yang berperan sebagai massa sehingga jalannya pelatihan akan menjadi lebih hidup seperti dalam situasi yang sebenarnya” Jelas perwira pertama yang juga menjabat sebagai Paurmin Bagsumda ini.

Sedangkan untuk tenaga pelatih, Ipda Suyono mengatakan telah menunjuk beberapa orang yang memang memiliki kompetansi mumpuni di bidangnya antara lain, Anggota Polsek Munjungan Aiptu Sudarwani, Paurlat Bagsumda Aiptu Agus Budi S dan anggota Polsek Gandusari Aiptu Luluk Anang K. Ketiganya merupakan mantan anggota Brimob yang memang memiliki spesifikasi dan kompetensi khusus serta berpengalaman dalam bidang pengendalian massa.

“Kita juga libatkan polsek jajaran, karena dalam giat kamtibmas memnag Polres Trenggalek selalu melibatkan jajaran agar kemampuan personil yang tersebar itu memiliki nilai rata-rata,”pungkasnya. (ham)