Panitia Labuh Durian Dinilai Tidak Siap

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Antusias ribuan warga masyarakat Kabupaten Trenggalek dari pelosok hingga kota tumpah ruah memadati Trenggalek Agro Park untuk menyaksikan Kontes dan Labuh Durian yang pertama kalinya digelar oleh Pemkab Trenggalek melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, berbanding terbalik dengan kesiapan panitia kegiatan tersebut.

Acara dikemas dengan menyuguhkan makan durian gratis di acara labuh durian serta mengadakan acara kontes durian.

Dari pantauan  acara labuh durian sempat ricuh, yang kemungkinan besar karena kondisi cuacanya panas, acara berebut durian tidak segera dilakukan, hingga akhirnya gunungan durian tersebut ludes diserbu masyarakat dan pengunjung sebelum acara dibuka.

“Memang ini untuk pembelajaran kita semua termasuk panitia,”ungkap H Moch Nur Arifin, Plt Bupati Trenggalek, Kamis, (28/3).

Tanggapan masyarakat, banyak beranggapan acara pesta durian bisa dinikmati seluruh warga masyarakat yang hadir, khususnya masyarakat Trenggalek secara merata. Namun masih banyak yang tak kebagian durian di acara tersebut.

“Semua harus berbenah diri, karena ini masih di awal maka kita harus mengevaluasi,”katanya.

Fakta di lapangan, ternyata seribuan lebih durian yang disediakan di acara tersebut tak mencukupi dengan banyaknya jumlah pengunjung.

“Iya jumlahnya kurang untuk memenuhi keinginan masyarakat yang ternyata hadir dengan jumlah melebih dari yang diperkirakan,”imbuhnya.

Sementara , banyak warga masyarakat yang menilai kurangnya memperhatikan, memperhitungkan kuantitas durian yang disediakan dengan banyaknya jumlah pengunjung di acara labuh durian.

Tak pelak,  salah satu pengunjung, seorang warga Karangan Hardiyanti (24), mengungkapan rasa senang dan kecewanya dengan acara labuh durian.

“Senang bisa menyaksikan acara labuh durian yang pertama kalinya ini, kecewa juga sih,  karena jauh-jauh, panas pula datang ke sini tidak dapat durian, saya kira bisa mencukupi semua warga,” ungkapnya.

Dia berharap panitia jauh lebih siap jauh hari sehingga penataan acara juga persiapannya lebih konkret.

“Semoga ke depannya kalau mengadakan lagi bisalah mencukupi untuk warga semua yang hadir,” harapnya.

Selanjutnya, Kurnia(47) seorang warga Kecamatan Kota Trenggalek yang mengunjungi acara itu juga mengatakan senada dengan Hardiyanti.

“Saya juga tidak dapat durian, semoga kedepannya kalau mengadakan acara seperti ini lagi setidaknya mencukupi semua, ditambah lebih banyak lagi duriannya dan tidak yang sortiran, dan saya kasihan banget melihat ada bapak yang terluka tangannya ketika berebut durian,” pungkasnya. (ham)