Sempat Bikin Dejan Antonic Cemas, Aleksandar Rakic Cidera Saat Laga Persela vs Madura United

 

Mobil ambulance memasuki lapangan untuk membawa penyerang Madura United, Aleksandra Rakic setelah mengalami benturan. Foto: omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Penyerang Madura United Aleksandar Rakic harus dilarikan ke Rumah Sakit menggunakan ambulance.Aleksandar Rakic mengalami cedera usai terjatuh di dalam kotak penalti Persela Lamongan dalam laga babak delapan besar Piala Presiden di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (31/3/2019).

Insiden tersebut terjadi karena Aleksandar Rakic bertabarakan dengan rekan setimnya, kiper Ridho Djazulie dan sempat memicu kepanikan. Beberapa orang di Madura United yang sebetulnya tidak diperbolehkan masuk lapangan langsung menghampiri sang pemain yang tergeletak di lapangan.

Rakic mengerang kesakitan dan langsung tergeletak. Lehernya terlihat tercekat dan tidak bisa berbicara.

Pelatih Madura United, Dejan Antonic, langsung masuk ke lapangan bersama tim medis. Dia mengaku panik sehingga tidak mengindahkan regulasi yang melarang pelatih tim masuk ke lapangan saat pertandingan berlangsung.

“Saya panik karena Rakic adalah pemain asal negara saya,” kata Dejan setelah pertandingan.

Dejan mengaku trauma melihat insiden semacam ini. Dia teringat dengan peristiwa hampir serupa yang dialami oleh kapten Persela, Choirul Huda, di stadion yang sama, dalam lanjutan Liga 1 2017.

“Jangan lupa, dulu ada kasus teman kami (Choirul Huda) meninggal di sini. Tentu kami merasa takut,” imbuh pelatih asal Serbia itu.

Tim medis memberikan pertolongan kepada Aleksandra Rakic, penyerang Madura United sesaat dia tergeletak akibat benturan. Foto: omdik_kanalindonesia.com

Saat mendapat pertolongan dari tim medis, Aleksandar Rakic terlihat masih mampu membuka matanya. Namun, tim medis tak ingin mengambil risiko dengan membiarkannya melanjutkan pertandingan. Pemain berusia 32 tahun itu langsung dilarikan ke rumah sakit setelah kejadian itu.

Menurut Dejan, Rakic masih bisa diajak berbicara dan dalam kondisi sadar meski mengalami benturan keras. “Bahasa kami sama, kami bicara bahasa Serbia. Saya tanya dia, ternyata dia bilang baik. Saya merasa aman,” ucap pelatih berusia 50 tahun itu.

Rakic dilarikan ke Rumah Sakit dr. Soegiri setelah insiden yang terjadi jelang bubaran itu. Menurut keterangan dari dokter tim, dia sudah dalam kondisi baik. Pada pukul 19.30 WIB, dia diperbolehkan pulang dengan ditemani oleh ofisial tim.

Dalam laga ini, Madura United menang 2-1 dan lolos ke babak semifinal Piala Presiden 2019. Rakic menyumbang satu gol pada menit kedelapan dalam duel sesama tim asal Jawa Timur ini.

Jurnalis : omdik/ferry
Kabiro : ferry mosses