Pemkot Mojokerto Kucurkan Kredit Tanpa Bunga untuk Pelaku UMKM

walikota mojokerto Mas'ud Yunus ( foto : ELO_KIcom)
walikota mojokerto Mas’ud Yunus                                                                       ( foto : ELO_KIcom)

KANALINDONESIA.COM :Pemkot Mojokerto meluncurkan program pembiayaan usaha syariah (Pusyar) untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Mojokerto. Modal yang dikucurkan untuk 623 pengusaha kecil sebesar Rp9 miliar tersebut tanpa bunga, biaya administrasi dan asuransi, selain itu program ini juga mudah diakses bagi setiap masyarakat yang berminat.

Mas’ud Yunus selaku walikota Mojokerto menuturkan, jika sampai hari ini program Pusyar telah menyentuh 623 UMKM dan IKM dengan uang beredar mencapai Rp9 miliar.

“Faktor sulitnya permodalan menjadi kendala utama para pengusaha,” ungkapnya.(02/10/2016

Masih menurut walikota, dengan Pusyar jidil II ini, setiap pengusaha bisa mengakses permodalan dengan plafon dengan nilai mulai Rp10 juta sampai Rp50 juta. Keunggulan program Pusyar ini bisa diangsur selama tiga tahun, tanpa Bunga, tanpa biaya administrasi, dan tanpa asuransi.

Khoirudin selaku Direktur Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Kota Mojokerto, menjelaskan bahwa, terdapat tiga item program Pusyar yang digulirkan. Pusyar jilid I menyasar pelaku UMKM dengan plafon pinjaman Rp500 ribu sampai Rp10 juta.

“Untuk pengusaha kecil dengan produk unggulan bisa mengakses Pusyar jilid II dengan plafon pinjaman mulai Rp10 juta sampai Rp50 juta,” katanya.

Masih menurut Khoirudin, produk unggulan tersebut seperti, sepatu, onde-onde, batik dan cor almunium. Sedangkan Pusyar jilid 3 diperuntukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan I dan II, nilainya mulai Rp500 ribu hingga Rp10 juta bagi PNS yang punya usaha. Namun, lanjut Khoirudin, saat ini program Pusyar jilik 3 belum berjalan.

“Alokasi pinjaman untuk program Pusyar dipatok Rp3 miliar per tahun. Setiap jilid dialokasikan Rp1 miliar. Angka kredit macet Pusyar sebesar 0 persen,” pungkasnya.(elo)