Ratusan Siswa SMKN 1 Paron Ngawi Demo Oknum Guru Cabul

Ratusan siswa SMKN 1 Paron lakukan demo akibat dugaan oknum guru cabul
Ratusan siswa SMKN 1 Paron lakukan demo akibat dugaan oknum guru cabul

KANALINDONESIA.COM :Ratusan siswa SMKN 1 Paron, Ngawi, Jawa Timur, menggelar aksi dihalaman sekolahnya menuntut kepada salah satu oknum guru yang selama ini sebagai pendidik  untuk mundur dan bertanggung jawab atas perbuatan asusila, Rabu(02/11/2016)

Dengan membawa poster bertuliskan ‘Jangan Lindungi Monster, Musnahkan Predator dan Kami Korban Pelecehan’ mereka berteriak-teriak menuntut oknum guru berinisial SW untuk segera mundur dan hengkang dari sekolahnya karena diduga berbuat tindakan asusila terhadap salah satu siswi.

Menurut para siswa sendiri, aksi dugaan cabul SW dilakukan terhadap Mawar (nama samaran-red) kelas XI jurusan Perhotelan SMKN 1 Paron.

“Kalau bisa kasus seperti itu jangan terjadi disekolah sini dan tuntutan teman-teman semua untuk segera mundur yang bersangkutan (SW-red). Karena kasus semacam ini sangat memalukan kalau dibiarkan merusak moral,” terang Putut Bayu salah satu siswa SMKN 1 Paron).

Dari informasi yang berhasil dihimpun, disebutkan perbuatan cabul yang diduga dilakukan oleh SW,  saat Mawar tengah mengikuti Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di Hotel Sunan Solo beberapa waktu lalu.

Terkait kasus ini JH Budi Kepala SMKN 1 Paron saat dikonfirmasi para wartawan, pihaknya belum tahu sama sekali apa maksud dan tujuan atas aksi demo para siswanya. Meskipun aksi demo dilakukan secara langsung dihalaman sekolah sewaktu jam pelajaran berlangsung.

“Kita belum tahu dan belum jelas apa masalahnya seperti yang kita sampaikan kepada bapak polisi. Jika ada yang melanggar (guru-red) tentunya kita beri sangsi tapi sejauh ini masih dipelajari apa itu masalahnya,” kata JH Budi.

Sementara itu untuk mengantisipasi sesuatu hal yang tidak diinginkan semua siswa dipulangkan lebih awal setelah aksi demo berlangsung. Namun pihak sekolah hanya mengatakan jika para siswa dipulangkan awal bukan kaitanya demo melainkan ada rapat guru disekolahnya. Kemudian pengamatan wartawan sendiri, ratusan siswa usai demo langsung pulang sambil menggeber-geber sepeda motor dihalaman sekolah sebagai bentuk kekecewaan. (dik)