Komisi C DPRD : Pemkab Mojokerto Harus Relokasi Pabrik Pengolahan Karet

Caption foto : pertemuan warga dengan dewan
pertemuan warga dengan dewan                                                                               foto : ELO_KIcom

KANALINDONESIA.COM : Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Mojokerto bersama dinas terkait menggelar pertemuan dengan warga Desa Medali, Kecamatan Puri di balai desa setempat. Para wakil rakyat ini menyampaikan kepada masyarakat jika pihak komisi C merekomendasikan Bupati Mojokerto, agar merekolasi pabrik pengolahan karet, PT Bumi Nusa Makmur (BNM).

Miftaudin selaku Kepala Desa (Kades) Medali menuturkan, terima kasih atas kehadiran semua pihak untuk membahas permasalahan yang ada di Desa Medali. Dengan adanya pertemuan ini warga desa berharap agar pemerintah tidak memperpanjang ijin pabrik karet tersebut.

“Kami berharap perpanjangan ijin pabrik karet tidak diperpanjang. Kami akan menggelar aksi kembali dengan mematok jalan masuk menuju perusahaan,” ungkapnya.(03/11/2016)

Masih menurut Kades, pihaknya akan mematok jalan masuk menuju perusahaan karena jalan masuk tersebut merupakan kelas 3. Dan, sesuai Undang-undang, jalan dengan kelas 3 tidak selayaknya dilewati kontainer dan mobil tronton belum lagi, selama delapan tahun berdiri, selain menimbulkan bau menyengat, kontainer dan mobil tronton hilir mudik masuk perusahaan serta merugikan masyarakat sekitar.

Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Mojokerto, Budi Mulya mengatakan, Komisi C sudah merekomendasikan proses perijinan kembali PT BNM sesuai aturan yang berlaku.

“Kami sudah merekomendasikan kepada Bupati agar PT BNM direlokasi atau dipindah dari lokasi yang berdekatan dengan pemukiman warga,” paparnya.

Menurut Dewan, PT BNM saat ini sudah melanggar aturan yang ada karena banyak bangunan baru yang tidak berijin. Belum lagi perluasan lahan produksi milik PT BNM belum mempunyai izin. Hal ini dibuktikan dengan adanya tindakan penyegelan oleh anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mojokerto beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Waka Polres Mojokerto, Kompol Suryo Hapsoro, Kapolsek Puri, AKP Airlangga, staf Badan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kabupaten Mojokerto, Sugondo, staf Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, Rissa Buskam serta perwakilan Masyarakat Peduli Lingkungan (MPL) Desa Medali.(elo)