Penderita HIV di Ngawi Meningkat, 162 Meninggal

NGAWI, KANALINDONESIA.COM: Penderita HIV/AIDS di Ngawi, Jawa Timur  hingga kini tercatat 586 orang. Selama ini jumlah penderita penyakit mematikan ini masih tampak mengalami kenaikan.

Data yang yang ada menyebut dari 19 wilayah kecamatan di Ngawi, Kecamatan Paron merupakan penyumbang terbanyak penderita akibat melemahnya kekebalan tubuh dengan jumlah mencapai 84 orang.

Urutan kedua di Widodaren 68 penderita disusul Kecamatan Ngawi Kota 52 penderita. Djaswadi Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi mengatakan, tingginya penderita HIV/AIDS akibat sex bebas.

“Kalau faktornya beragam tetapi di Ngawi ini hubungan sex bebas menjadi penyebab utama,” terang Djaswadi, Kamis, (09/05/2019).

Disebutkan dari ratusan penderita tersebut 162 orang diantaranya meninggal. Dan hampir 90 persen penderita masih tergantung pada ARV (Antiretroviral-red) yang harus dikonsumsi secara rutin.

Lebih lanjut dikatakan Djaswadi, sejak ditemukan penderita HIV/AIDS tahun 2002 penderitanya terus bertambah. Meski demikian pihaknya berupaya memutus mata rantai penularan HIV/AIDS dengan sosialisasi.

Pungkasnya, dari 586 penderita diantaranya 305 pria dan sisanya perempuan. Sisi profesi jumlah penderita terbanyak sebagai karyawan swasta mencapai 245 orang selebihnya ibu rumah tangga 150 penderita.(KI-01)