Relokasi PK 5 Ponorogo Akan Dilakukan Bertahap, Lebih 40 Pedagang Mendaftar


KANALINDONESIA.COM : Pemkab Ponorogo tidak akan menghentikan rencana relokasi bagi para pedagang kaki lima (PKL), meski saat ini ratusan PK5 menolak rencana tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Industri, Perdagangan dan Koperasi ( Indagkop) Ponorogo Adin Andana Warih mengatakan, rencana relokasi PK5 di Jalan Baru atau Jalan Suromenggolo diundur dari jadwal semula.

 “Rencana awal relokasi pada tanggal 4 Nobember, diundur pada 18 Nopember mendatang,”ucapnya Adin.

Adin menambahkan, bupati mengambil kebijakan untuk merelokasi PK5 secara bertahap.

Tahap pertama relokasi akan dilakukan pada tanggal 18 November mendatang.

“Untuk relokasi tahap pertama itu saat ini sudah ada 48 pedagang yang mendaftar,”terangnya.

Disebutkanya, pendaftaran akan ditutup hingga menjelang batas akhir rencana relokasi di akhir bulan ini.

“Penataan para PK5 di jalan baru akan disesuaikan dengan jumlah PKL yang mendaftar di Dinas indagkop,”kata Andin.

Dijelaskanya, fasilitas untuk para pedagang seperti listrik dan air bersih saat ini juga mulai disiapkan. 

Terkait dengan para PK5 yang menolak relokasi itu, Adin berharap agar mereka nantinya mau bergabung dengan pedagang yang lain yang saat ini telah mendaftar untuk direlokasi sementara.

Sambil berjalan Pemkab akan mencarikan solusi untuk menata PK5 di beberapa zona. Bukan hanya di jalan Baru tetapi juga ditempat yang lain.