Aplikasi GO SIGAP Polres Gresik Akan Dipamerkan di Korsel


KANALINDONESIA.COM : Memberikan pelayanan penuh kepada masyarakat selama 24 jam, mendapat apresiasi dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Tidak sekedar apresiasi, namun Kemenpan-RB juga bakal menyertakan aplikasi Go Sigap yang dirilis jajaran Polres Gresik, dalam Pameran Inovasi Pelayanan Publik di Kota Busan, Korea Selatan (Korsel), yang akan berlangsung mulai tanggal 9 sampai 11 November 2016.

“Surat pemberitahuannya sudah kami dapatkan sejak beberapa hari lalu, dan malam nanti saya bersama tim akan langsung terbang ke Busan untuk mengikuti pameran tersebut,” tutur Kapolres Gresik AKBP Adex Yudiswan, Senin (7/11/2016).

“Ada tiga Polres yang akan terlibat dalam pameran selama tiga hari nanti. Selain Gresik, juga ada Polres Sidoarjo dan Jember, yang sama-sama akan memperkenalkan aplikasi pelayanan online di Busan,” lanjutnya.

Selain Go Sigap milik Polres Gresik, pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Online dan SKCK Online Keliling modifikasi Polres Sidoarjo, dan aplikasi WAR (We Are Ready) milik Polres Jember, juga turut serta dalam pameran nantinya adalah aplikasi ATM Samsat milik Polda Jawa Timur.

“Kami semua akan berangkat ke Busan, dalam rangka mewakili Polri. Di mana di Busan nantinya, kami akan memperkenalkan aplikasi masing-masing kepada para pengunjung pameran,” beber Adex.

Aplikasi Go Sigap, membuat masyarakat bisa langsung memberitahukan kepada pihak kepolisian bila mengalami tindak kriminal dalam teritori Polres Gresik, dengan hanya sekali sentuh. Di mana dengan hanya menekan tanda bantuan yang ada dalam handphone pada aplikasi Go Sigap, maka petugas kepolisian terdekat akan langsung mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) dengan petunjuk yang diperoleh melalui GPS.

“Aplikasi Go Sigap sendiri sudah kami coba sejak 1 September 2016, dan sejauh ini telah berhasil menangani beberapa kasus kriminal dan beberapa pelayanan lain. Di mana fitur terbaru, dalam aplikasi Go Sigap saat ini sudah ada chat room, yang sebelumnya tidak ada,” pungkasnya.

Selain memberikan bantuan langsung terhadap penanganan tindak kriminal, aplikasi Go Sigap memang memiliki beberapa fitur layanan lain bagi masyarakat. Mulai dari fitur untuk pengurusan surat kehilangan STNK, pembuatan SKCK, hingga layanan untuk pembuatan dan perpanjangan surat izin mengemudi (SIM).

Bahkan, aplikasi Go Sigap ini juga terkoneksi secara langsung dengan rumah sakit, pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Perusahaan Listrik Negara (PLN), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Telkom, dan beberapa instansi lain. Di mana aplikasi Go Sigap, memiliki kapasitas file sebesar 12,84 MB.(lan)