Komisi III DPRD Trenggalek Soroti Molornya Pelaksanaan APBD

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Juru bicara Komisi III DPRD Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, M Hadi kembali menyoal permasalahan molornya pelaksanaan pekerjaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 yang dilakukan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup pemkab setempat.

Hal ini disampaikan sekretaris komisi III ini pasca melakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan APBD tahun 2019.

M Hadi mengatakan, pihaknya menyimpulkan ketidak beranian OPD untuk mengeksekusi pekerjaan yang telah dimasukkan dalam Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS).

“Intinya kepala dinas banyak yang ragu jika akan menterap anggaran karena kebanyakan mereka berstatus pelaksana tugas (Plt),”ungkapnya, Minggu.(19/5).

Ketidak beranian kadis yang berstatus Plt tersebut , masih keterangan M Hadi disebabkan posisinya uyang masih belum jelas sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada kegiatan yang dimaksud.

“Jika dirinya memaksa sebagai KPA secara aturan diperbolehkan apa tidak,?”kata M Hadi balik bertanya.

Padahal , menurut M Hadi, para Plt Kadis ini juga sedang menunggu dilelangnya jabatan yang akan segera dilakukan oleh tim bentukan dari BKD setempat.

“Ada lima kadis yang dilelang dan satu kepala badan,”tuturnya.

Maka itu , pihaknya tetap berupaya agar pelaksanaan kegiatan tidak molor sehingga perlu adanya evaluasi.

“Terus kita monitor agar tidak menumpuk yang akibatnya bisa tidak terserapnya anggaran, kita yang rugi,”tandasnya.

Apalagi ada rumor yang mengatakan mau melaksanakan jika ada perintah dari Plt Bupati . Hal ini juga memberatkan proses pelaksanaannya.

“Itu tidak perlu terjadi, karena dengan mepetnya waktu bisa mempengaruhi kualitas pekerjaannya,”tuturnya.

Begitupun dengan kondisi di internal DPRD sendiri. Jika harus mundur sampai Bulan Agustus tentu di pihaknya telah dengan tatanan yang baru dan ini perlu mengikuti aturan yang baru pula.

“Anggota dewan yang baru akan dilantik Agustus, kita harus percepat realisasi pekerjaan ini,”pungkasnya.(ham)