Merasa Mampu, Warga Canditunggal Mundur dari Peserta Program PKH

LAMONGAN, KANALINDONESIA. COM; Salah satu keluarga di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menyatakan mengundurkan diri sebagai penerima bantuan Program Peserta Keluarga Harapan (PKH), Senin (20/5/2019).

Wintri Indaryani salah satu warga Desa Canditunggal Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan yang menyatakan mengundurkan diri sebagai penerima Program PKH. Dia mengatakan, sejak 2007 menerima bantuan sosial program PKH. Dia memilih mengundurkan diri dari program tersebut karena saat ini sudah merasa mampu.

“Saya merasa ada yang lebih membutuhkan daripada saya, biar diberikan kepada yang lebih membutuhkan,” ujarnya.

Warga Canditunggal tersebut mengundurkan diri dari kepesertaan PKH tahun 2019 ini karena merasa tidak berhak menerima bantuan dan sudah mampu dari segi ekonomi atau keluar dari kriteria keluarga miskin penerima program pemerintah itu.

Sultoni Kharis, pendamping PKH mengatakan ada tiga jenis yang menyebabkan para peserta program PKH tidak berhak lagi menerima program tersebut yaitu graduasi alamiah, graduasi mampu dan graduasi mandiri.

Lebih lanjut Kharis menerangkan, graduasi mandiri itu adalah para penerima PKH yang dinilai sudah mampu dalam ekonominya untuk menyekolahkan anak atau sudah lulus sampai SMA. Sedangkan graduasi mampu merupakan penerima PKH yang terbukti dalam ekonominya sudah mampu, tapi masih mendapat bansos PKH sehingga diminta untuk mundur atau dicoret.

Sementara graduasi alamiah itu adalah penerima PKH yang sudah tidak ada lagi anak yang harus disekolahkan sesuai ketentuan katagori PKH.

“Penerima bantuan yang mengundurkan diri ini karena merasa mampu secara mandiri. Sedangkan graduasi mampu dan graduasi alamiah dicoret. Mereka tinggal menyerahkan surat pernyataan pengunduran diri saja,”sambung Kharis.

Penerima bantuan PKH ini ada beberapa komponen. Antara lain, untuk kesehatan ibu hamil dan anak balita, pendidikan anak sekolah dasar sampai dengan SMA, dan terakhir kesejateraan sosial lansia dan disabilitas.

“Setiap ada pertemuan saya selalu memberikan motivasi, bagi keluarga yang mampu dan masuk tiga graduasi untuk mundur,” pungkasnya.

Jurnalis : omdik/ferry
Kabiro : ferry mosses