Dihadiri Bupati Ibnu Fuad, Muscab II Terpilih Mahmudi Sebagai Ketua Hanura Bangkalan

Ketua dpd hanura jatim, H.Kelana Aprilianto saat memberikan sambutan
Ketua DPD Hanura Jatim, H.Kelana Aprilianto saat memberikan sambutan

KANALINDONESIA.COM : Muscab seluruh DPC Partai Hanura di Jawa Timur hampir tuntas. Dijadwalkan, pertengahan Bulan November ini 38 kota dan kabupaten di Jawa Timur telah mempunyai ketua DPC yang baru.

Rencananya, seluruh pengurus DPC yang baru, akan dikukuhkan dan dilantik pada 28-November mendatang di Surabaya. Senin (07/11/2016) siang tadi, giliran DPC Partai Hanura Kabupaten Bangkalan yang menggelar Muscab II.

Bertempat di pelataran Hotel Ningrat Bangkalan, Muscab II yang dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Hanura Jatim, H.Kelana Aprilianto dan jajaran pengurus DPD lainnya tersebut juga dihadiri oleh Bupati Bangkalan Makmun Ibnu Fuad.

Dalam Muscab tersebut, terpilih Mahmudi SE sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bangkalan untuk periode 5 tahun kedepan. Pria yang juga duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Bangkalan tersebut, terpilih sesuai dengan rekomendasi yang diturunkan oleh DPP.

Dalam sambutannya, Bupati Bangkalan yang akrab dipanggil Ra Momon tersebut mengatakan bahwa dirinya berharap agar partai-partai politik yang ada di Kabupaten Bangkalan dapat bersinergi dengan pemkab untuk bersama membangun Kabupaten Bangkalan.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Hanura Jatim, H.Kelana Aprilianto menegaskan bahwa untuk Ketua DPC yang baru dituntut segera melakukan penguatan kelembagaan partai mulai dari struktural DPC, PAC hingga anak Ranting.

Revitalisasi pada semua tingkatan kepengurusan dipastikan akan mampu menyerap serta menangkap dinamika yang terjadi dibawah, sekaligus memperjuangkan aspirasi serta harapan masyarakat luas.

Penguatan kelembagaan Partai dimaksud, tambah Kelana, dengan langsung bergerak melakukan pendekatan baik secara personal maupun kelompok masyarakat, dengan melakukan rekruitmen kader-kader baru menjadi anggota Partai Hanura.

Selain itu, para kader dan pengurus diharapkan bekerja sesuai dengan hati nurani dan rasa memiliki yang kuat terhadap partai, sebagai pejuang partai. Sebab, rasa memiliki pasti akan tumbuh serta semangat berjuang untuk dan demi masa depan Partai, dalam rangka memperjuangkan aspirasi serta kesejahteraan masyarakat luas.

“Para pengurus struktural sebagai penerima amanah harus mampu menjalankan visi –misi partai secara baik dan benar, hal itu di aplikasikan dalam membangun relasi (hubungan) Partai dengan rakyat,” tandas Kelana. (bet)