Raih 10 Kursi PKB Optimis Menjadi Pemenang Pemilu 2019

KENDAL, KANALINDONESIA. COM: KPU Kendal memang belum menetapkan partai politik pemenang Pemilu 2019. Hal itu karena KPU masih menunggu apakah terdapat gugatan hasil pemilu yang dilakukan ke Mahkamah Konstitusi.

Meski begitu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kendal optimistis menjadi pemenang Pemilu 2019 di Kabupaten Kendal. PKB Kendal dalam Pemilu 2019 meraih 117.107 suara. Mereka unggul 4.948 suara atas PDI Perjuangan Kendal yang meraih 112.159 suara.

Ketua DPC PKB Kendal, Muhammad Makmun, mengatakan, dalam perolehan kursi, PKB Kendal dan PDI Perjuangan Kendal diperkirakan sama-sama meraih 10 kursi. Namun, PKB unggul 4.948 suara dari PDI Perjuangan.

Selama pemilu di Kabupaten Kendal, PKB baru kali bisa menjadi pemenang pemilu. Kami ucapkan terima kasih kepada semua jajaran yang sudah bekerja keras untuk memenangkan PKB,’’ kata dia pada acara Konsolidasi dan Rapat Evaluasi Pemilu 2019 DPC PKB Kendal, Rabu (23/5).

Makmun menyatakan, pihaknya menata PKB selama dua tahun untuk bisa meraih kemenangan pada pemilu tersebut. Pengurus partai dari tingkat kabupaten hingga desa/kelurahan ditata sedemikian rupa.

Selain itu juga menata caleg-caleg yang berpotensi, termasuk dari Ansor dan lain sebagainya.

‘’Target kami sebenarnya 12 kursi. Namun, perolehan 10 kursi sudah meningkat dibanding Pemilu 2014. Ada dua dapil yang kami targetkan bisa meraih tiga kursi, tetapi hanya terealisasi dua kursi,’’ katanya.

Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kendal Ali Nuruddin, menambahkan, kemenangan PKB Kendal tidak lepas dari kerja keras seluruh kader. Kader partai baik itu di tingkat kabupaten maupun caleg-caleg bekerja keras.

‘’Kemenangan ini merupakan sejarah bagi PKB Kendal. Apa yang diraih PKB Kendal juga tidak lepas dari efek pencalonan KH Maruf Amin yang menjadi calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo,’’ ungkapnya.

Anggota DPR RI Alamuddin Dimyati Rois menyatakan, Dirinya bangga dengan kemenangan PKB Kendal. ‘’Sejak Pemilu 1999, PKB Kendal baru kali ini menjadi pemenang di pemilu,’’ tutur Gus Alam.(eko)