Cocokkan Tata Ruang, Bendungan Bagong Trenggalek Terus Digarap

TRENGGALEK, KSNALINDONESIA.COM: Proses pelaksanaan pembangunan Bendungan Bagong yang memakan area di wilayah Desa Sengon dan Sumurup , keduanya berada di Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur telah pada tahapan pencocokan tata ruang utamanya yang menyangkut lahan milik Perhutani.

Plt Bupati Trenggalek, Moch Nur Arifin mengatakan, bahwa bendungan Bagong, kini sudah dilaksanakan review / pencocokan kesesuaian pada tata ruang.

“Riview dilaksanakan bersama Kementerian serta telah melalui rekomendasi ATR/BPN,”ucapnya,Jumat,(24/5) di Trenggalek.

Pelaksanaan riview telah dirapatkan bersama Kementerian Lingkungan Hidup serta dari Dinas Pertanian bahwa semua telah dinyatakan aman.

“Adanya hutan juga menjadi yang dipertimbangkan ekosistemnya,” ungkapnya.

Selain itu Arifin juga menjelaskan telah adanya rekomendasi dari ATR/BPN, dengan meminta mengganti lahan sawah untuk luasan lahannya. Proses pergantian lahan juga dilakukan untuk tanah yang terdampak.

“Rekomendasi dari ATR/BPN sebagai pengganti lahan sudah ada. Sedangkan proses pergantian lahan yang terdampak sudah mulai dilakukan,”terangnya.

Ditambahkan Arifin, sesuai yang direncanakan sebelumnya, lokasi pembangunan bendungan Bagong masuk di kawasan Desa Sumurup dan Desa Sengon, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek.

“Untuk pembangunan ini, sedikitnya ada sekitar 130 hektar kawasan hutan yang bakal dialih fungsikan,”tutupnya.(ham)