73 Ribu Prajurit TNI-AL Bayar Zakat via Baznas

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., kepada Anggota Baznas, Emmy Hamidiyah dan disaksikan Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (24/7/2019).

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menerima pembayaran zakat, infak dan sedekah sebesar Rp 4,7 miliar dari 73 ribu prajurit TNI-AL.

Pembayaran zakat ini dilakukan secara simbolis diserahkan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., kepada Anggota Baznas, Emmy Hamidiyah dan disaksikan Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (24/7/2019).

Usai menyaksikan penyerahan zakat dari prajurit TNI-AL, Dirut Baznas Arifin Purwakananta mengatakan hal tersebut merupakan tonggak sejarah gerakan zakat di Indonesia, karena para prajurit TNI AL dari berbagai pangkat prajurit hingga jenderal menunaikan zakat melalui Baznas.

“Ini adalah langkah maju dan patut ditiru oleh prajurit angkatan lainnya di seluruh Indonesia bahwa kewajiban zakat adalah bagian penting untuk dijalankan bagi umat Islam dan diserahkan melalui Baznas, sehingga pendistribusiannya bisa lebih tertata dan merata kepada mustahik yang memerlukannya,” kata Arifin.

Ia berharap, contoh dari TNI Angkatan Laut ini dapat menginspirasi seluruh angkatan bahkan profesional lainnya, seperti kepolisian, kehakiman, pegawai kementerian dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk bisa mendorong karyawan dan keluarga besarnya menunaikan zakat.

Menurutnya, sebelum menunaikan zakat, TNI AL sudah membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sesuai ketentuan dalam Undang-undang No.23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. UPZ ini berfungsi untuk melayani dan memudahkan para prajurit menunaikan zakat, infak dan sedekah mereka.

“Ibadah zakat ini tidak serampangan karena diwajibkan hanya kepada umat Islam yang telah mencapai nishab zakat. Zakat penghasilan para prajurit TNI AL ditunaikan setiap menerima penghasilan,” jelasnya.

Arifin mengungkapkan, dana zakat yang terhimpun nantinya akan disalurkan sebesar 70 persen melalui UPZ TNI AL dan 30 persen disalurkan melalui program-program nasional Baznas yang tersebar di seluruh Indonesia.

Zakat dari TNI AL ini sendiri melengkapi zakat yang telah ditunaikan oleh TNI dari kesatuan lain seperti prajurit Mabes TNI, Dinas Pembinaan Mental Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Disbintalad) dan Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) yang terlebih dahulu memberikan contoh penyaluran zakat melalui Baznas

“Saya ingin menekankan bahwa berzakatnya masyarakat Indonesia termasuk prajurit TNI AL ini akan mendorong keberkahan bagi masyarakat Indonesia. Dana yang terhimpun dapat dimanfaatkan untuk membantu mustahik mengentaskan kemiskinan,” tutur Arifin. @Rudi