Paguyuban Demak Bintoro Nusantara Siap Konkretkan Program Kerja

Suasana bukber Paguyuban Demak Bintoro Nusantara di Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM – Bulan suci Ramadhan 1440 H menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi untuk Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN) yang tinggal di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bekasi) dengan menggelar buka puasa Semarang di daerah Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Pada bukber tersebut, paguyuban perantau asal Kabupaten Demak juga membahas pelaksanaan program-program yang dijalankan.

“Di bulan ini, kita perbarui silaturahim dan mencari keberkahan Ramadhan. Kita juga membahas program-program kerja paguyuban yang akan kita realisasikan setelah Lebaran,” ujar Ketua Paguyuban Demak Bintoro Nusantara, Drs. Fathan Subchi.

Ia mengaku paguyuban yang dipimpinnya umum membantu para pengawasan yang bisa di Jabodetabek. Namun, pihaknya juga turut memberikan kontribusi yang nyata terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Demak, seperti turut aktif mensejahterakan masyarakat Demak, dan mendorong akses-akses pembangunan dari Jakarta.

“Paguyuban kita memiliki jumlah tokoh-tokoh yang berkompeten di bidangnya, sehingga dengan tokoh-tokokh yang multi-profesi, kita ikut serta Demak sebagai tempat kelahiran kita bisa maju dan sejahtera,” jelas Fathan, yang juga anggota DPR RI dari PKB.

Menjelang Lebaran tahun ini, Fathan mengungkapkan, pihaknya mengumumkan tahun-tahun sebelumnya kembali akan menggelar mudik bareng.

“Mudik gratis merupakan salah satu program jangka pendek untuk saat ini. Sebelum-sebelumnya ini sudah menjadi agenda rutin, tahun lalu menyediakan sekitar 6-7 bis,” ungkap Fathan.

Mengenai tantangan terbesar di Demak yang saat ini masih belum tuntas, Fathan menyetujui jika infratruktur dan angka kemiskinan di Demak menjadi tantangan yang cukup besar yang harus dibahas bersama.

“Kabupaten Demak di Jawa Tengah masih daerah merah untuk kemiskinan, ini menjadi tantangan kita bersama,” tandasnya.

“Saya berperan sebagai anggota DPR yang mewakili masyarakat bersama tokoh-tokoh di Paguyuban. Demak ikut apa pun yang bisa kami kontribusikan untuk pengembangan Demak ke depan,” imbuh Fathan.

Fathan juga mengutarakan beberapa program konkret yang pernah dilakukan paguyuban untuk masyarakat Demak, antara lain memberikan bantuan kepada para peternak ikan, membantu beberapa warga Demak untuk menjadi UMKM di Jabodetabek, termasuk membantu para pemasok, untuk menggelar pentas seni di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.

“Kami ingin memajukan daerah Demak, karena kota tua Demak, pusat sejarah Islam pertama di Demak, Kerajaan Demak. Tapi kita bisa melihat perkembangannya masih tertinggal dari kabupaten-kabupaten.” yang lain. Konsen kita di situ. Sinergi dengan pemerintahan daerah, “tutur Fathan.

Ditambahkan oleh Ketua Bidang Humas PDBN yang juga panitia kegiatan, M. Ridhwan mengamini disetujui sang ketua.

Menurutnya, acara terbuka yang berfungsi sebagai ajang mempererat tali silaturahim dan membahas program kerja paguyuban ini langsung dilakukan untuk bergiliran.

“Kegiatan ini sudah rutin dilakukan setiap bulan Ramadhan, dan perlu berganti. Ajang ini juga menjadi sarana untuk membahas program kerja paguyuban kami,” kata Ridhwan.

Hadir dalam acara tersebut, Drs. Fathan Subchi, Ketua Umum Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN) & Anggota DPR RI PKB, Anis Anjayani selaku Dewan Penasehat & juga Direktur Keuangan Hutama Karya (Persero), Sekjen Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN) & juga Direktur Operasional Singa, Wakil Ketua Umum , M. Nadjib, Sesepuh Paguyuban, Prof. Dr. Ahmad Sutarmaji, Ketua Humas Paguyuban, M. Ridhwan, serta warga Demak Perantauan. @Rudi