Pemkot Kediri Deadline 09 Desember Bagi Warga Eks Lokalisasi Semampir

Apip Permana Kabag Humas Pemkot Kediri
Apip Permana Kabag Humas Pemkot Kediri

KANALINDONESIA.COM: Warga eks lokalisasi Semampir, Kota Kediri di deadline Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri tanggal 09 Desember 2016 untuk mengosongkan bangunan yang ditempatinya, pasalnya Pemkot Kediri bakal melakukan penggusuran.

Apip Permana Kabag Humas Pemkot Kediri dalam keteranganya mengatakan, jika sebelum dilakukan penggusuran pada bulan Desember mendatang pihak Pemkot terlebih dahulu akan melakukan sosialisasi pada warga.

“Kita akan sosialisasikan dulu secara bertahap,”kata Apip diruang Joyoboyo saat menggelar Konferensi Pers.

Lebih lanjut Apip menjelaskan, pihak pemerintah tak akan merelokasi warga namun memberikan arahan, jika memang benar-benar orang Kota Kediri untuk mendaftarkan ke Rusunawa.

“Tapi yang jelas ada klasifikasi dan kriterianya, tidak semua bisa masuk dan pindah ke Rusunawa,”kata Apip.

Apip juga mengatakan, pemerintah mengambil langkah penggusuran karena disinyalir tempat eks lokalisasi masih ada transaksi seks.

“Transaksi seks disinyalir masih terjadi di eks lokalisasi bahkan pernah terjadi anak sekolah yang bermain di sana,”tegasnya.

Dari data Pemkot Kediri, untuk saat ini ada ratusan bangunan yang akan di buldoser oleh Pemkot Kediri pada Desember 2016 mendatang, namun Apip juga mengatakan jika penggusuran bangunan tak semuanya, karena ada beberapa bangunan yang saat ini masih proses gugatan di PTUN.

“Pemerintah masih memilah-milah dulu mana yang sengketa dan mana yang tidak,” imbuh Apip.

Terpisah, Supriyo salah satu kuasa hukum warga yang menggugat ke PTUN Jatim mengatakan, jika pihak Pemkot tak akan menggusur bangunan warga karena masih proses hukum.

“Nggak mungkin pihak Pemkot melakukan penggusuran pada bangunan warga yang menggugat, karena belum ada Inkrah hukumnya,”kata Pryo saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Supriyo juga menambahkan,”kalau memang Pemkot akan melakukan penggusuran silahkan,”pungkasnya. (G Marmoyo)