Polisi Trenggalek Siapkan Pengamanan Sambut Lebaran Ketupat

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Iptu Zainudin, Waka Polsek Durenan Jajaran Polres Trenggalek jawa Timur, memimpin koordinasi persiapan keamanan dalam menyambut perayaan Lebaran Ketupat tahun 2019 yang akan dilaksanakan di wilayah tersebut.

Selain keamanan, materi bahasan dalam pertemuan itu juga membahas tentang larangan menaikkan balon udara serta rekayasa lalu lintas guna menghindari kemacetan.

Iptu Zainudin, mengatakan tradisi Lebaran Ketupat memang kini tidak dirayakan di wilayah Kecamatan Durenan saja, namun banyak wilayah kecamatan yang lain juga kini turut merayakan dengan berbagai macam kegiatan.

“Besok dipastikan wilayah lain juga merayakan seperti Kelurahan Kelutan dan Sumbergedong serta Desa Sambirejo di Kecamatan Trenggalek  lalu di wilayah Kecamatan Tugu,”ucapnya, Selasa, (11/6).

Untuk itu masalah lain seperti merayakan dengan menaikkan balon udara menjadi atensi pembahasan bersama Kepala Desa Durenan Imam Safii.

“Kita memberikan himbauan larangan menaikkan balon udara di hari lebaran Ketupat besok,”tegasnya.

Menurutnya, menaikkan balon udara karena dapat membahayakan rute Penerbangan Pesawat terbang serta gangguan lainnya seperti kebakaran dan konsleting listrik apabila mengenai kabel PLN.

“Kita sudah harus belajar akibat balon yang membahayakan jiwa,”tuturnya.

Dikonfirmasi di tempat terpisah Kapolsek Durenan AKP Mochamad Solichin,S.H membenarkan bahwa semua anggota Polsek Durenan dikerahkan untuk memberikan himbauan Kamtibmas tentang larangan menaikkan Balon Udara Untuk Lebaran Ketupat besok.

“Bhabinkamtibmas di setiap desa harus mengetahui siapa siapa yang akan menaikkan Balon Udara di desanya sehingga dapat dicegah serta dapat disita sebelum dinaikkan ,”tandasnya.

Sementara AKP Mahmudi Kapolsek Pogalan juga telah mempersiapkan pengaturan lalu lintas di perempatan Bendo dan penjagaan di Pos pantau yang berada di perempatan Kedunglurah dan Ngetal.

“Kami sudah siap dan akan ikut mengamankan lebaran ketupat,”ungkapnya.

Untuk jalur di perempatan Bendo, pihaknya mengaku dengan membuat pembatas agar arus lalu lintas yang bisa melewati hanya dari barat ke timur dan sebaliknya sehingga arus yang dari utara maupun selatan bisa dibuang di jalur itu.

” Titik macet memang perempatan depan Mapolsek itu, maka kita rekayasa,”pungkasnya.(ham)