Masyarakat Ragukan Pembangunan Pasar Pon Trenggalek Terealisasi Cepat

Akbar Abas Mantan Ketua DPRD Kab.Trenggalek Periode 2010-2015
Akbar Abas Mantan Ketua DPRD Kab.Trenggalek Periode 2010-2015

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: S Akbar Abas, tokoh masyarakat Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, tidak yakin Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pembangunan Pasar Pon bisa terbit tahun ini.

Pasalnya, mantan Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek periode Tahun 2010 – 2015 ini beralasan kepentingan politik di pusat masih terjadi tarik ulur usai perhelatan Pileg dan Pilpres serentak 2019.

“Permasalahannya tidak sesederhana itu, ini tahun transisi kepemimpinan,”ungkapnya, Rabu,(12/6) di Trenggalek.

Transisi yang terjadi, masih menurut Abas, menimbulkan kegusaran dalam merealisasikan kebijakan apalagi sampai ke daerah.

“Sulit dibayangkan dalam situasi politik saat ini akan lahir Perpres, ” terangnya.

Maka itu, menurutnya pemerintah daerah setempat harus segera mengambil sikap dan menentukan langkah yang jelas karena fasilitas pasar itu menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Yang terbaik pemkab beserta DPRD harus merumuskan langkah konkret agar bisa menentukan sikap tanpa berpangku tangan menunggu dari pusat,”cetusnya.

Langkah konkret bisa ditelorkan dalam tim khusus (Timsus) yang akan bekerja dan melobi pusat untuk mengkoordinasikan bagaiman kelanjutan pembangunan Pasar Pon itu.

“Bisa dibentuk itu Timsus yang menangani pasar tersebut antara dewan dan pemkab,”tuturnya.

Selain itu, jika memang tidak ada kejelasan alangkah baiknya jika dana yang sudah dianggarkan di APBD untuk dipertimbangkan.

“Kasihan para pedagang jika pembangunan Pasar PON tidak segera terwujud, “cetusnya.

Dia juga menyayangkan jika memang sudah dianggarkan mengapa tidak digunakan.Tentu ini akan menjadi preseden buruk untuk roda pembangunan di Kabupaten Trenggalek serta akan menjadi catatan publik.

” Seharusnya DPRD cepat merespon molornya waktu pelaksanaan dan memanggil OPD terkait karena ini menjadi tanggungjawab bersama antara eksekutif dan legeslatif, “paparnya.

Mantan Politisi PDI-P ini berharap agar Dinas Komindag selaku dinas yang membidangi terus pro aktif mengawal Perpres walaupun peluangnya sangat kecil turun tahun ini.(ham)