Menerima Pengurus BKPRMI, Menpora Ingin Solidaritas Umat Islam Terus Dikuatkan

pm-terima-bkrmi_muchlis-4KANALINDONESIA.COM : Menpora Imam Nahrawi didampingi Staf Khusus Pemuda Zainul Munasichin dan  Asdep Organisasi Kepemudaan dan Pengawasan Kepramukaan Sanusi hari Senin (14/11) pagi menerima audiensi dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) Said Aldi Al Idrus beserta rombongan di ruang kerjanya lantai 10 Kantor Menpora Senayan, Jakarta.
 
Dalam keterangannya Said menyampaikan bahwa 46 anggota BKPRMI akan mengikuti Jambore Pemuda se-Asia ke-16 di Malaka, Malaysia dari tanggal 15 hingga 20 November 2016. “Jambore ini kami telah ikuti sebanyak 8 kali dari 16 kali diselenggarakan, kami juga ucapkan selamat kepada Menpora yang telah mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Malaysia melalui Dunia Melayu Islam yang akan diserahkan pada 17 November di Malaka, Malaysia oleh Wakil Perdana Menteri Malaysia Datok Sri Jahit Hamidi,” ujar Said.
 
Menpora di jadwalkan menjadi pembicara dihadapan seribu peserta Convention Dunia Melayu Islam yang diikuti 19 negara. “Besar harapan kami Pak Menteri dapat hadir dan menyampaikan tentang budaya masyarakat Islam Indonesia,” harapnya.
 
Menpora berharap dalam forum itu nantinya dapat dikuatkan rasa solidaritas antar Dunia Melayu Islam. “Hal yang perlu diperhatikan adalah soliditas perdamaian dan komunikasi antar negara di kawasan Asean diperkuat melalui Dunia Melayu Islam, Indonesia dengan negara Asean adalah serumpun, setidaknya apabila ada ganjalan yang menimpa salah satu negara anggota kita juga ikut prihatin dan upaya pencerahan,” tutur Menpora.
 
Menpora berharap ke depan ada perhatian serius dari BKPRMI agar konsolidasi Islam Indonesia benar-benar kuat tidak boleh ada peluang bagi misi internasional negatif yang masuk. “Indikasi-indikasi itu telah nampak maka konsolidasi semua ormas perlu diperkuat semua itu fondasinya ada di masjid, saya sampaikan berulang-ulang bahwa infrastruktur fisik kita telah ada, Presiden bangun insfrastruktur dimana-mana tetapi fondasi mental dan spiritual ada di masjid dan al-quran, tolong ini disampaikan di pertemuan itu,” harap besar Menpora.
 
“Sampai kapanpun Indonesia harus tetap utuh tidak boleh bercerai-berai ini sebagai bentuk tanggung-jawab kita kepada para suhada pendahulu kita yang telah berjuang memerdekaan nusantara, sehingga kita tetap solid sebagai bangsa NKRI, ber-Bhineka Tunggal Ika,” tutup Menpora. (ZAL)