Dua Korban Melayang Akibat Ulah Pemotor di Trenggalek

TRENGGALEK,KANALINDONESIA.COM: Nahas dialami Seno (65), warga RT 10,RW 4 Desa Karangrejo dan Sukatni, (60) warga RT 17 Rw 3 Desa Ngadimulyo, keduanya masuk wilayah Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Seno, harus meregang nyawa hingga meninggal dunia akibat dilabrak pemotor di jalur rawan kecelakaan, tepatnya di jalan Kampak-Munjungan, masuk Desa Bendoagung Kecamatan Kampak.

Sementara Sukatni, meninggal dunia beberapa jam pasca mendapat pertolongan medis di puskesmas setempat akibat luka parah yang dideritanya.

Kini kasus tersebut tengah ditangani Unit Laka Lantas satuan lalu Lintas Polres Trenggalek dengan mengamankan Fredi Afanca,(20), warga RT 17 RW 3 Desa Ngadimulyo Kecamatan Kampak berikut sepeda motor ber Nopol AG 3250 ZR.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo melalui Kanit laka Polres Ipda Hanik Prasetyo,mengatakan, kronologis kejadian tragis itu berawal Fredi Afanca mengendarai sepeda motor dari arah utara menuju selatan dengan membonceng Sukatni, Senin,(17/6) malam.

“Fredi berboncengan dengan Sukatni yang merupakan ibu kandungnya,”ungkapnya, Selasa,(18/6).

Diduga akibat kurang hati-hatinya pemotor sehingga laju kendaraan menabrak Seno yang waktu itu sedang berjalan di bahu jalan yang sepi,”

“Kondisi jalan yang sepi dan gelap, dimungkinkan pemotor melajukan kendaraannya dengan kencang,”imbuhnya.

Seno tewas di tempat kejadian. Sementara Sukatni yang dibonceng terpelanting beberapa meter dari titik tubrukan.

“Sukatni mengalami pendarahan hebat dengan luka di kepala dan saat itu juga dibawa langsung ke puskesmas,”tuturnya.

Namun, Tuhan berkata lain. Nyawa Sukatni tidak dapat tertolong setelah beberapa jam ditangani tim medis Puskesmas.

“Nyawa Sukatni juga tidak tertolong. Dia wafat,”ujarnya.

Hanik menambahkan, Fredi Afanca kabur dari Temoat Kejadian Perkara (TKP), dengan meninggalkan sepeda motor.

“Selang beberapa waktu premotor dapat dihadang dan digiring ke mapolsek setempat,”imbuhnya.
Ipda Hanik menjelaskan sampai saat ini Fredi Afanca belum dimintai keterangan karena kondisinya masih berduka akibat ibu kandung yang diboncengnya meninggal dunia.

“Kita tunggu sampai masa berkabungnya selesei dan akan kita mintai keterangan terhadap yang bersangkutan ini,”pungkasnya.(ays/ham)