Sekitar 460 Warga di Dua Kecamatan Belum Dipastikan Terserang Hepatitis A

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan Dr.Eko Budiono.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan Dr.Eko Budiono.

PACITAN, KANALINDONESIA.COM: Sampai saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan belum menetapkan kasus mewabahnya penyakit Hepatitis A yang menyerang sekitar 460 warga di Kecamatan Sudimoro dan Ngadirojo, sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Kepala Dinas Kesehatan dr Eko Budiono bersama tim medis serta dinas yang terkait lainnya masih melakukan kajian dilapangan.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pacitan, Wawan Kasiyanto mengatakan, ” Balai Besar Kesehatan Lingkungan sudah cek lapangan. Termasuk Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Jatim sudah sempat ke Pacitan untuk memastikan berita tersebut,” ucapnya.

Masih menurutnya, hasil observasi lapangan memang positif sebanyak lima ratusan warga di dua kecamatan tersebut terserang virus Hepatitis A.

“Hasil kajian sudah disampaikan ke Kepala Dinkes Pacitan, dan dilanjutkan ke bupati. Sampai saat ini kami masih menunggu, apakah ditetapkan sebagai KLB ataukah tidak,” ungkap Wawan.

Dia menegaskan, untuk mendeteksi penyebaran virus Hepatitis A memang sangat sulit. Apalagi masa inkubasi paling singkat selama dua minggu sampai enam mingguan.

“Penyebarannya juga cepat, dari tinja ataupun mulut. Saat ini kita sudah siagakan tim medis di dua kecamatan. Bahkan juga telah kami siagakan tempat tidur tambahan dari RSUD dr Darsono Pacitan sebanyak 20 unit,” ungkapnya.

Wawan menambahkan, saat ini yang paling utama bagaimana bisa memutus mata rantai penyebaran virus tersebut. Sebab kalau dicari penyebabnya sangat sulit.

“Kita nggak tahu selama puasa hingga lebaran lalu, mereka itu makan apa dan di mana,”pungkasnya.(Bc)