BREAKING NEWS : Polri Tetapkan Ahok Jadi Tersangka

Gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama
Gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama                                                     ( foto : istimewa)

KANALINDONESIA.COM : Mabes Polri meningkatkan penyelidikan ke penyidikan kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif,  Basuki Tjahaja Purnama, Rabu(16/11/2016).

Dengan peningkatan tersebut, Mabes Polri telah resmi mengumumkan peningkatan status Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok sebagai tersangka.

Penetapan status tersangka terkait pernyataan Ahok tentang surat Al Maidah 51 pada 27 September 2016 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Hal tersebut disampaikan Kabareskrim Komjen Pol Ari Dono Sukmanto di Jakarta, Rabu (16/11/2016).

“Kesimpulan hasil gelar perkara. Mengingat terjadinya perbedaan pendapat yang sangat tajam di kalangan ahli, antara lain ada tidaknya unsur niat menista atau tidak agama, hal ini juga menjadi perbedaan pendapat tim penyelidik yang berjumlah 27 orang di bawah Brigjen Pol Agus Adrianto sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Mabes Polri,” kata Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto dalam konferensi pers di Gedung Rupatama Mabes Polri, Rabu (16/11/2016).

Ahok dinilai melanggar Pasal 156a KUHP dan Pasal 28 Ayat (1) UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ahok juga dicegah bepergian ke luar negeri.

Kesimpulan tersebut diperoleh setelah Bareskrim melakukan gelar perkara, Selasa (15/11/2016) kemarin, yang menghadirkan pelapor, kuasa hukum terlapor, dan ahli. Kabareskrim Komjen Ari Dono memimpin gelar perkara tersebut.

Dalam gelar perkara tersebut, pihak pelapor dan terlapor masing-masing menghadirkan enam ahli. Polri juga telah memeriksa 29 saksi dan 39 ahli.(B1/AD)