Pemilik Rumah Sedang Tidur Lelap, Si Jago Merah Mengamuk Meratakan Satu Rumah Warga Dusun Sawahan Pamekasan

Kobaran Api yang mengamuk Meratakan Satu Rumah Milik Warga Dusun Sawahan Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, Pamekasan Pada Saat Masyarakat Sekitar Lokasi Berusaha Memadamkan Api Dengan Peralatan Seadanya.

PAMEKASAN, KANALINDINESIA.COM
Sebuah rumah milik Mohammad Siran (50) Warga Rt. 01, Rw, 13, Dusun Sawahan, Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa Malam 25 Juni 2019, Ludes diluncurkan dilalap si jago merah. Beruntung, saat kejadian, pemilik rumah dan tempat tidurnya lelap berhasil menyelamatkan diri dari amukan api.

Peristiwa kebakaran sebuah rumah milik Mohammad Siran (50) Warga Rt. 01, Rw, 13 Dusun Sawahan, Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, terjadi sekitar 22,15 wib waktu lokal.

Api yang menjalar begitu cepat dan mudah meratakan satu rumah yang dibuat dari papan kayu itu, diperkirakan bermula dari sebuah dapur yang berdempetan dibelakang rumah korban. Beruntung, si pemilik rumah dan tengah lelap tidur pada saat terjadi, berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api yang menghanguskan Rumah.

“Kami sekeluarga kaget karena tiba-tiba melihat kobaran api yang semakin membal menjalar keseluruh rumah pada saat kami tidur lelap. Mengetahui itu, kami segera memperbaiki rumah untuk menyelamatkan diri,” kata Riskiati, salah seorang anak korban, selasa malam (25 / 06/19).

Peristiwa kabaran sebuah rumah serata tanah itu, terjadi karena ada konsleting arus pendek kabel listrik. Api yang berkobar begitu lahap bangunan rumah yang terbuat dari papan kayu itu, semula dipasang dengan peralatan seadanya oleh masyarakat sekitar.

Sementara itu, satu Unit Mobil Damkar dan 2 tangki penyuplai udara pemadam kebakaran milik Pemkab Pamekasan, tiba kelokasi kejadian setelah api mulai berhasil dipadamkan oleh masyarakat sekitar lokasi.

Tidak ada jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah. Sebab, 3 unit roda dua milik korban, ludes terluka. (IFA / NANG).