Ratusan Warga Menderita Hepatitis A, Bupati Pacitan tetapkan KLB

PACITAN, KANALINDONESIA.COM: Bupai Pacitan Indartarto resmi menetapkan Kabupaten Pacitan dalam status Kejadian Luar Biasa (KLB) Hepatisis A  mulai  Selasa 25 Juni.

Penentapan itu dilakuakn setelah uji klinis epidemilogis menyebutkan bahwa 95 % dari sampel kasus yang diambil untuk dilakukan uji laboratorium positif menderita hepatitis A.

Penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) diambil Bupati Pacitan untuk menopang kebijakan administrasi dalam penanganan kasus kejadian luar biasa tersebut.

Pasalnya, laporan kejadain sebenarnya sudah ada sejak 13 Juni kemarin. Laporan pertama datang dari Puskesam Sudirmoro, adannya kelurahan seorang warga yang sudah kuning. Setelah dilakukan uji laboratorium posistif menderita hepatistis A.

Pada tanggal 14 Juni penderita bertambah lagi 2 orang. Dinas Kesehatan memerintahkan petugas untuk menyisir dan mengambil sampelnya, kemudian ditemukan lagi 16 penderita dengan gejala mual muntah, diare, panas, postifif kuning .

Data  terakhir pada Selasa siang 25 Juni ada 518 orang yang teridentifikasi positif hepatitis.

Denagn jumlah Puskesmas yang melapor sebanyak 8 Puskesmas diantarannya Puskesmas Sudimoro, Ngadirojo, Kebon Agung, Wonokarto, Nglorok, Tulakan, Sukorejo , Ketro dan Wonojoyo

Bupati Pacitan Indartarto kepada awak media, Selasa siang 25 juni menjelaskan,”menetapkan status KLB untuk penopang kebijakan administrasif yang harus ditempuh,”ucapnya.

Untuk menghadapi situasi tersebut sejak 14 Juni kemarin pihaknya sudah mengerahkan semua sumber daya yang ada dan mengambil beberapa langkah utama, yaitu tatalaksana kasus, penderita yang rawat inap lebih efektif supaya cepat kembali sehat, pemantauan survilen lebih akurat dengan cara petugas mengisi laporan perkembangan.