BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron menyatakan saat ini Kabupaten Bangkalan dalam status tanggap darurat kekeringan.

Alasan Bangkalan dinyatakan dalam status tanggap darurat kekeringan tersebut. Menurut Bupati Bangkalan karena sekarang ini Bangkalan sudah memasuki kondisi Hari Tanpa Hujan (HTH). Seperti peringatan yang telah disampaikan oleh BMKG.

“Saat ini ada 6 kecamatan dan 37 desa yang melaporkan terjadinya kekeringan,” ujar Bupati Bangkalan, Senin, (26/7/2021).

Bupati Bangkalan yang akrab disapa Ra Latif itu mengatakan sebagai bentuk respon terhadap laporan yang disampaikan oleh beberapa kepala desa. Atas bencana kekeringan yang dialami desanya.

Hari ini, Pemkab.Bangkalan mengambil langkah – langkah cepat dengan memberi bantuan berupa pendistribusian air bersih secara gratis. Kepada masyarakat yang alami kekeringan air bersih di Kecamatan Klampis dan Galis diangkut dengan 5 armada tangki masing – masing berkapasitas 5 ribu liter air bersih. Sedangkan untuk kecamatan lainya yang mengalami nasib sama, secara terjadwal mulai besok juga akan dikirimi air bersih.

“BPBD telah memetakan sebanyak 13 kecamatan dan 85 desa masuk dalam katagori daerah terdampak kekeringan,” terang Ra Latif.

Lebih lanjut Bupati Bangkalan mengatakan walaupun saat ini Pemkab.Bangkalan tengah menangani Bencana Non Alam yakni pandemi covid-19. Namun pihaknya tidak mau kecolongan bencana kekeringan yang bisa menyengsarakan masyarakat.

“Pemkab.Bangkalan segera melakukan droping air bersih, agar dampaknya tidak semakin meluas,”
pungkas Ra Latif. (Sumaryanto_kanalindonesia.com)

-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here