Perketat Penjagaan Proyek Tol KLBM,Libatkan anggota TNI

GRESIK, KANALINDONESIA.COM: Proyek pembangunan jalan tol dengan tujuan Krian, Legundi, Bunder, Manyar (KLBM) masih dalam pengerjaan, padahal telah diberitakan sebelumnya diperkirakan target rampung pengerjaan jalan tersebut awal tahun 2019, entah terkendala apa ?

Jalan tol sepanjang 38,29 Km tersebut melintasi dua kabupaten yakni Kabupaten Gresik dan Sidoarjo, sekarang masih dikebut pengerjaanya. Dengan dibangunya tol tersebut diharapkan mampu mengurai kemacetan yang terjadi dan bisa memperlancar distribusi.

Pantauan jurnalis kanalIndonesia.com, tepat di Desa Lebani Waras, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik kebetulan desa tersebut dilintasi jalan tol KLBM, tampak tiap hari di area lokasi proyek, sejumlah anggota TNI aktif dengan memakai helm safety, shoes safety, juga rompi proyek berpatroli di sepanjang kawasan proyek.

Menurut Anam warga sekitar area proyek mengatakan,”bener mas tiap hari ada tentara yang berpatroli di area proyek tol,” ujarnya kepada wartawan.

Sementara Hendra Budi Humas tol KLBM saat dikonfirmasi melalui pesan Watshapp pribadinya menerangkan,”anggota TNI yang di area tol proyek itu adalah tim kita, mereka ditunjuk oleh kesatuanya masing-masing untuk mendidik dan mentaati SOP keselamatan kerja,”jelasnya lewat watshapp pribadinya.

Disinggung soal apakah sering terjadi kehilangan kok ada anggota TNI yang berpatroli tiap hari di kawasan proyek, Hendra menjelaskan,” tidak pernah bos,”balasnya.

Bahkan dia balik bertanya pada wartawan,”salah sampeyan menilai saja mas,”tutupnya.(Irwan)