Deputi Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM RI Buka Expo 2019 di PLUT-KUMKM Pacitan

PACITAN, KANALINDONESIA.COM: PLUT Kabupaten Pacitan gelar Expo 2019 yang digagas  Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pacitan di area kantor dan halaman PLUT KUMKM Pacitan jalan Slamet Riyadi Baleharjo, Jumat (28/06/2019).

Acara tersebut menandai penyerahan bantuan dana bergulir dan dana hibah kepada para pelaku usaha, dan diserahkan langsung oleh Deputi Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM RI, Ir. Abdul Kadir Damanik dan didampingi Bupati Pacitan Indartato.

Pada kesempatan itu, Deputi Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM RI, Ir. Abdul Kadir Damanik dalam sambutannya berpesan kepada Bupati Pacitan,”jangan sampai gedung PLUT KUMKM yang sudah dihibahkan ke pemerintah daerah Kabupaten Pacitan tersebut dialihfungsikan, seperti halnya kantor, hotel dan kepentingan lain, sampai dengan hari ini untuk perwilayah propinsi yang sudah diserahterimakan sebanyak 34 Unit gedung PLUT-KUMKM termasuk PLUT KUMKM Pacitan. Saya sangat berharap kepada bupati agar setelah dilakukan serah terima gedung PLUT-KUMKM ini agar dilakukan perawatan dan pemanfaatannya secara optimal bagi kepentingan pengembangan Koperasi dan UKM di Kabupaten Pacitan,” tegasnya.

Expo 2019 diisi dengan gelar produk unggulan Koperasi dan UMKM Kabupaten Pacitan dan Expo pembiayaan yang melibatkan perbankan dan BUMN yang menyediakan kredit  permodalan  bagi Koperasi dan UMKM.

Lebih dari 100 UMKM mengikuti gelar produk yang terdiri dari produk makanan, minuman, kerajinan, fashion dan kuliner khas Pacitan.

Sementara itu dalam expo pembiayaan para anggota koperasi dan UMKM bisa berkonsultasi langsung dengan perbankan dan BUMN terkait kredit modal usaha bagi UMKM. Perbankan dan perusahaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut yaitu Bank BI, INKA Bank BNI, CIS, Bank Jatim serta dana stimulan dari kementrian Koperasi UMKM ditambah lagi dari Pemkab Pacitan sebesar Rp 9 miliar.

Untuk itu, PLUT–KUMKM Kabupaten Pacitan merupakan pusat layanan usaha terpadu yang dibangun untuk mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian UMKM melalui penyediaan jasa non-finasial yang menyeluruh, terintegrasi, dan bersifat stimulus yang mencakup peningkatan kinerja produksi, kinerja pemasaran, akses ke pembiayaan, pengembangan SDM melalui peningkatan kapasitas kewirausahaan, teknis dan manajerial, serta kinerja kelembagaan dalam rangka meningkatkan daya saing KUMKM.

Bupati Pacitan Indartato juga berharap, dengan adanya pameran EXPO 2019 di PLUT –KUMKM (Pusat Layanan Usaha Terpadu – KUMKM) sangat berperan dalam mendorong dan meningkatkan kemampuan daya saing pelaku usaha KUMKM, untuk bisa dikemas dan dipasarkan tidak hanya pasar lokal, regional, nasional, maupun pasar global.

 

“Untuk itu saya mengharap semua Instansi, lembaga dan stakeholder dalam membina pelaku usaha KUMKM agar bersinergi dengan PLUT – KUMKM untuk mengangkat produk-produk unggulan daerah kita agar diharapkan ada nilai tambah terutama usaha mikro, kecil dan menengah. Selain itu Pemkab Pacitan juga akan memberikan dana stimulan sebesar Rp 9 miliar untuk para pelaku usaha, agar mereka bisa lebih maju dan perekonomian keluarga bisa mapan ,” harapanya..

Lebih lanjut,  Eny Setyowati Kepala Dinas Koprasi dan UKM Kabupaten Pacitan menyampaikan,”sampai saat ini untuk pembinaan UMKM sudah mencapai 2000 ribu lebih yang kita bina, namun dengan keterbatasan personil kami tetap melakukan diagnosa usaha. Jadi kita buat pola inkubasi digital, jika sudah bisa gunakan akan kita adakan pemetakan di wilayah. Yang paling terpenting lagi, kita harus tahu terlebih dahulu tingkat kebutuhan produk apa yang cocok dimasyarakat,” sampainya.

Ia menambahkan, untuk harapannya para pelaku usaha dan para milenial bisa masuk dalam bisnis di PLUT ini. Selain itu, kita juga melakukan konsultan pendampingan di beberapa bidang usaha, yang tujuannya agar semua itu bisa tercapai apa yang diinginkan para pelaku usaha,” pungkasnya.(Bc)