Pajak Retribusi Parkir Dongkark PAD, Warga Keluhkan PungliI Jukir

img-20161116-wa0011KANALINDONESIA.COM : Pajak untuk parkir dan retribusi diyakini bakal mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik tahun 2017.

Itu disampaikan Bupati Gresik Sambari saat menjawab Pandangan Umum fraksi dalam rapat paripurna, Selasa (15/11/2016). Menurut dia, berbagai upaya akan terus dilakukan untuk meningkatan retribusi parkir.

Upaya itu dengan melaksanakan hasil kajian pengelolaan parkir, pembinaan dan pengawasan juru parkir. Selain itu, melakukan penataan sistem perparkiran dengan mengembangkan parkir online.

“Target pajak parkir tahun 2016 sebesar Rp 2,5 miliar. Untuk merealisasikan target tersebut akan dilakukan pemetaan potensi titik objek pajak parkir serta meningkatkan pengawasan dan monitoring,” terang Sambari.

Dia menyebutkan, retribusi pelayanan parkir tersebar di 72 lokasi dengan target pendapatan sebesar Rp 5 miliar pada tahun 2017. Sementara lokasi untuk pajak parkir terdapat di 130 titik.

Pendapatan parkir dipungut beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sesuai tugas dan kewenangan.

“Penentuan target retribusi parkir di tepi jalan umum telah dilakukan perhitungan potensi secara cermat,” ucapnya. Namun, retribusi parkir di Pasar Kota Gresik sering mendapat protes warga lantaran penarikan retribusi parkir tidak sesuai dengan yang tertera di karcis retribusi pakir, hal itu dituturkan Sholeh (36) jelas dikarcis tertera seribu namun juru parkirnya minta dua ribu, ini jelas pungli “ungkapnya kepada KANALINDONESIA.COM (lan)