Terduga Teroris yang Ditangkap di Jalan Raya Sampung-Puhijo Sudah Tiga Tahun Mengontrak di Ponorogo

Rumah kontrakan BT, di perum Grisimay, Mangunsuman, Siman, Ponorogo(Foto: arso_kanalindonesia.com)
Rumah kontrakan BT, di perum Grisimay, Mangunsuman, Siman, Ponorogo(Foto: arso_kanalindonesia.com)

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Terduga teroris (BT) yang ditangkap Densus 88 Anti teror di Jalan Raya Sampung-Puhijo, Sampung, Ponorogo Minggu(30/06/2019) sudah tiga tahun tinggal di Ponorogo.

BT tingal bersama dengan istri dan empat anaknya  di Perum Grisimay, Blok CC14, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, Ponorogo, Jatim.

“Yang bersangkutan sudah tinggal mengontrak disini selama tiga tahun. Awalnya disebelah selatan, kemudian pindah ke utara Blok CC14,”ucap Zainuddin ketua RT/RW 18/06, Perum Grisimay, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, Ponorogo.

Dari keterangan Zainuddin, pria yang dalam keseharianya beprofesi sebagai pedagang ini berasal dari Klaten, Jawa Tengah.

Zainuddin menambahkan jika BT dalam keseharianya bergaul dan bersosialisasi dengan lingkungan tergolong baik, tidak tertutup.

Baca:  DPD Partai Perindo Ponorogo Buka Dapur Umum untuk Korban Tanah Longsor Banaran

Senada dengan Zainuddin, Sudoyo, salah satu tetangga dekat rumah kontrakan BT yang hanya terpaut satu rumah dengan kontrakan terduga juga mengatakan jika BT selama ini sosialisasi dengan masyarakat cukup baik.

“Dua tahun mengontrak di sebelah selatan, dan kemudian pindah disini, sebenarnya dua tahun, namun saat ini masih berjalan satu tahun,”terangnya.(arso)