MALANG, KANALINDONESIA.COM:  Pemprov Jawa Timur kembali meresmikan tempat pengisian oksigen gratis bagi warga yang tengah menjalani isolasi mandiri. Setelah di Surabaya dan Sidoarjo, kali ini giliran warga Malang bisa memanfaatkan pengisian oksigen gratis yang berada di halaman Bakorwil Malang.

Secara khusus, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan Tempat Pengisian Oksigen Gratis Untuk Masyarakat yang melakukan Isoman Covid-19 wilayah Malang Raya, Senin (26/7). Peresmian tersebut ditandai dengan pemutaran regulator oksigen oleh Gubernur Khofifah yang didampingi oleh Walikota Malang Sutiaji, Bupati Malang Sanusi, Walikota Batu Dewanti Rumpoko, Dabrem 083 Baladika Jaya, dan Direktur RSSA Malang serta penyerahan tabung secara simbolis kepada masyarakat.

Seusai peresmian, Gubernur Khofifah menjelaskan, bahwa stok oksigen saat ini dinilai cukup. Hanya kecepatan dari pemenuhan dari kebutuhan itu harus semuanya proaktif. Karenanya, ia berharap akan lebih banyak lagi tempat pengisian oksigen gratis untuk pasien yang isoman.

“Hari ini kita punya stok oksigen masih cukup besar untuk didistribusikan secara gratis kepada masyarakat yang sedang isoman/ isoter. Bagi warga Malang Raya bisa memanfaatkan fasilitas isi ulang oksigen gratis sesuai syarat yang ada dengan membawa tabung kapasitas berukuran 1 m³,” jelasnya.

Khofifah menambahkan, pihaknya masih bisa menyiapkan tempat pengisian oksigen secara gratis untuk masyarakat yang sedang melakukan isoman/isoter di tempat lain. Namun yang perlu menjadi perhatian dan penting adalah adanya operator pengisian oksigen. Keberadaan operator yang harus dikoordinasikan dengan keagenan oksigen di daerah setempat.

“Jika ada yang punya jejaring butuh oksigen, yang terpenting operatornya. Insya Allah kita pada kondisi yang cukup untuk bisa memberikan supply oksigen. Karena ada CSR BUMN yang kita ingin dedikasikan lebih banyak untuk isi ulang oksigen gratis,” ujar Khofifah.

Ke depannya, lanjut Khofifah, Pemprov Jatim mengusahakan pengisian ulang oksigen secara gratis juga diperuntukkan bagi pasien yang berada di tempat isolasi terpusat (isoter) Covid-19 dengan tabung oksigen ukuran 6 m3. Ini penting karena menurutnya yang melakukan Isoter belum tentu memiliki tabung oksigen atau silinder.

Khofifah kembali menjelaskan, secara bertahap stasiun pengisian oksigen gratis akan didirikan di beberapa kabupaten dan kota lainnya di Jatim. Beberapa hal teknis yang dibutuhkan untuk mendirikan stasiun pengisian oksigen, seperti kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) juga disiapkan. Dimana SDM yang dibutuhkan harus memiliki skill untuk mengoperasikan proses isi ulang oksigen.

“Oleh karena itu, bagi kabupaten dan kota lain yang sudah mengajukan, kami sedang berkoordinasi dengan tim teknis yang memiliki skill khusus untuk melakukan pengisian secara aman dengan SOP yang terjaga, seperti yang diberlakukan oleh distributor atau agen isi ulang oksigen,” kata Khofifah.(shi)

---------Ikuti Chanel youtube: KanalindonesiaTv ---------- ----------------------------------------------------------------

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here