Tuntut UMK, Bupati Gresik Naik Mobil Pendemo

Bupati gresik turut naik ke mobil pendemo
Bupati gresik turut naik ke mobil pendemo

KANALINDONESIA.COM :Ribuan buruh di Gresik menggelar aksi demo di kantor Pemkab Gresik, Kamis (17/11/2016). Massa aksi terdiri atas sejumlah elemen buruh, salah satunya berasal dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Dalam aksinya, mereka menuntut agar Bupati segera merekomendasikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Gresik pada tahun 2017 sebesar Rp 3,7 juta.

Di sisi lain, buruh juga meminta agar Bupati membatalkan usulan UMK Gresik 2017 yang telah diajukan ke Gubernur Jatim sebesar Rp 3.293.506.

Buruh ingin Bupati merekomendasikan UMK 2017 sesuai dengan kebutuhan riil atau hasil survei pasar yang diajukan Dewan Pengupahan Kabupaten Gresik.

Tak hanya itu, massa buruh mendesak menolak PP Nomor 78/2015 tentang Pengupahan dan Penegakan Hukum Ketenagakerjaan Kabupaten Gresik. PP tersebut dinilai merugikan buruh.

“Bupati Gresik kalah dengan Bupati Pasuruan. Pasuruan saja berani usulkan UMK 2017 Rp 3,5 juta, masak Gresik cuma Rp 3,2 juta,” kata salah seorang peserta aksi saat berorasi. Sambari akan mengusulkan semua tuntutan tersebut kepada Gubernur Jatim (lan).