Komisi III DPR RI, Segera Raker Gelar Perkara Kasus Ahok

Wakil Ketua Komisi III DPR, Benny K. Harman ( istimewa)
Wakil Ketua Komisi III DPR, Benny K. Harman ( istimewa)

KANALINDONESIA.COM : Wakil Ketua Komisi III DPR, Benny K. Harman menegaskan pihaknya akan melakukan rapat kerja (Raker) untuk membahas gelar perkara kasus penistaan agama yang menjadikan Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai tersangka. RDP akan dilakukan pada Senin (20/11/2016).
“Senin depan kita akan Raker dengan Kapolri membahas berbagai isu. Salah satu isu penting yang dibahas pasti terkait gelar perkara Ahok sebagai tersangka. Dalam rapat kerja itu, nantinya Komisi III DPR akan memastikan proses gelar perkara kasus penistaan agama kemarin berjalan sesuai prinsip hukum yang berlaku atau due process of law,” tegas politisi Demokrat itu pada wartawan di Gedung DPR RI Jakarta, Kamis (17/11/2016).
Sebab, kata Benny, Polri telah melakukan mekanisme gelar perkara yang tak lazim, yakni mengundang pihak pelapor dan terlapor. Karena itu dalam Raker nanti untuk memastikan proses penetapan tersangka kepada Ahok bebas dari intervensi.
“Jangan sampai seolah transparan tapi tidak transparan, seolah akuntabel tapi ternyata tidak akuntabel, seolah tak ada intervensi tapi ternyata diintervensi,”ujarnya.
Sebelumnya Bareskrim Polri menetapkan Ahok sebagai tersangka setelah melakukan gelar perkara terbuka terbatas di Mabes Polri sejak Selasa (15/11/2016).

Sedangkan Ahok ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu (16/11/2016) berdasarkan Pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sebagian pihak menilai, proses gelar perkara secara terbuka terbatas yang dilakukan Polri sejatinya tidak lazim dan bertentangan dengan prinsip hukum yang berlaku.(ZAL)