INASGOC dan SICC Bangun Informasi Asian Games 2018

KANALINDONESIA.COM : Salah satu indikator sukses pelaksanaan ajang multi event tingkat dunia, seperti Olimpiade dan Asian Games terletak pada ketersediaan dan terintegrasi seluruh informasi (information system) yang berkaitan dengan jadwal, venue, hasil pertandingan, catatan pemecahan rekor, profil atlet, transportasi, dll, hingga basis data pendukung yang diperlukan untuk menunjang pelaksanaan multi event tersebut.

Sistem informasi terintegrasi itu diperlukan untuk memberikan kemudahan bagi media cetak/online/elektronik, serta broadcast dalam mengupdate informasi secara cepat kepada masyarakat luas.

Mengingat pentingnya sistem informasi yang terintegrasi, Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) menjalin kerjasama dengan SSangYong Information & Communication Corporation (SICC) untuk membangun Asian Games Information System (AGIS) pada pesta olahraga bangsa-bangsa Asia dua tahun mendatang. Nota kerjasama, atau Master of Service Agreement (MSA) antara INASGOC dengan SICC ditanda tangani di Jakarta, Kamis (17/11).

“Kerjasama dengan SICC merupakan salah satu persyaratan dari OCA (Dewan Olimpiade Asia) agar Asian Games Jakarta-Palembang 2018 didukung sistem informasi terintegrasi yang ditangani secara kredibel, terpercaya, dan sudah memberikan bukti. Tehnologi informasi yang disediakan dan didukung penuh SICC sudah terbukti sukses di Asian Games Incheon 2014 dan juga Olimpiade 2012 London,” ujar Anton Subowo, Deputi III Inasgoc, Games Supporting.

AGIS sendiri merupakan otak dari Asian Games 2018 yang berisi seluruh informasi tentang jadwal dan hasil pertandingan, venue pertandingan, catatan rekor terkini, profil atlet serta negara peserta, jadwal siaran langsung, sistem transportasi, dll. Segala hal yang disajikan AGIS sangat berguna bagi pengakses, baik itu media cetak/elektronik/online, maupun broadcast yang membutuhkan data-data secara cepat.

“Berkat kerjasama dengan SICC, kami sebagai panitia pelaksana lebih yakin bahwa penyelenggaraan Asian Games 2018 akan sukses karena ditangani oleh pihak yang berpengalaman. Kerjasama ini meliputi periode persiapan, selama pertandingan, dan paska upacara penutupan,” tambah Anton.

SICC sendiri merupakan perusahaan spesialis IT olahraga global asal Korea yang berpengalaman dalam mengelola tehnologi informasi di berbagai event domestik dan internasional Asia. SICC juga pernah menangani sistem informasi pertandingan di tiga ajang Olimpiade.

“Kami menyambut baik kerjasama dengan INASGOC untuk mendukung sukses Jakarta Palembang Asian Games 2018. Kami menjamin, standar sistem informasi yang hadir di Asian Games 2018 akan menyamai, bahkan lebih baik dari Asian Games 2014 di Incheon karena tehnologi terbaru yang akan kami terapkan,” jelas CEO SICC, Mr Seung-Gi Kim.

SICC yang memulai kiprahnya di Olimpiade Seoul 1986 dengan menangani sistem manajemen informasi dan operasional event tersebut, hingga kini memiliki track record mengoperasikan sistem informasi pertandingan ajang multi event yang beragam. Antara lain, Piala Dunia 2002 Korsel-Jepang, Asian Games 2006 Doha, Commonwealth Games 2010 New Delhi, Youth Olympic Games 2010 Singapura, IAAF World Championships 2011 Daegu, Asian Winter Games 2011 Kazakstan, Olimpiade 2012 London, Asian Indoor & Martial Games 2013 Incheon, dan Asian Games 2014 Incheon.

Vinod Tiwari, Director of International & NOC Relations OCA, menyambut baik kerjasama INASGOC dan SICC untuk memberikan pelayanan sistem informasi yang maksimal mengenai Asian Games 2018 . “OCA gembira karena INASGOC mengandeng kerjasama dengan SICC untuk menunjang sistem informasi seluruh pertandingan di Asian Games 2018. SICC yang selama ini menjadi partner OCA merupakan lembaga yang tepat untuk segala hal yang berkaitan dengan IT. Kerjasama ini mengindikasikan sekaligus meyakinkan kami bahwa Jakarta Palembang Asian Games 2018 akan berlangsung sukses,” katanya. (ZAL)