Penolakan Pembangunan Pabrik DOLOMIT Di Paciran Lamongan Masih Terus Berlanjut

(Pabrik Dolomit Terus Melakukan Pembangunan). Foto_Fer

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Isu yang berkembang di sosial media terhadap pencabutan berkas laporan warga di Satreskrim Polres Lamongan akhirnya di bantah oleh perwakilan warga Paciran. Perkara penolakan pembangunan pabrik Dolomit di desa Paciran, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan masih terus berlanjut.

Nurul Huda selaku perwakilan warga desa Paciran Senin Pagi (8/7/2019) bersama A’sat warga mendatangi Polres Lamongan. Kedatangannya tak lain menanyakan tindak lanjut laporan penolakan warga Paciran terhadap pembangunan pabrik Dolomit.

“Sejauh ini kami selaku perwakilan warga Paciran tidak pernah melakukan pencabutan laporan terkait Dolomit yang sudah kami laporkan di polres Lamongan. Orang yang membuat isu itu hoax dan tidak tau apa-apa tentang perkara ini, “ Jelas Nurul Huda.

Baca:  Korban Tanah Longsor Dilarikan ke Puskesmas dan Rumah Sakit Pacitan

Ada pun hari senin pagi A’sat juga memenuhi panggilan Unit II Polres Lamongan untuk dimintai keterangan terhadap pelaporan mereka. Dan dia menjelaskan, perkara penolakan terhadap pembangunan pabrik Dolomit masih ditangani polisi.

“Hari ini saya memenuhi panggilan petugas Satreskrim terkait Dolomit. Saya juga melaporkan isu yang berkembang di luar sana itu tidak benar. Buktinya sampai hari ini kasus kami masih ditangani polres Lamongan, “ Jelas A’sat salah satu warga saat di polres Lamongan.

(Sudah Ditolak Warga Tapi Masih Melakukan Pembangunan). Foto_Fer

Pabrik Dolomit yang rencananya dibangun sebagai pabrik mengelola batu kapur dianggap akan mengganggu aktivitas warga sehari-hari. Bahkan dikhawatirkan keberadaan pabrik tersebut mencemari udara sehingga berdampak pada kesehatan warga. Ditambah, debu kapur yang terbawa angin akan merusak tanaman warga sekitar.

Baca:  Dampak Positif Pendampingan Ekonomi Pascagempa Sulteng

Warga Paciran terdampak pabrik Dolomit tetap berkomitmen melakukan penolakan terhadap pembangunan pabrik tersebut. Warga juga akan melawan orang-orang yang berada dibalik kepentingan pembangunan pabrik Dolomit. (Fer)

Jurnalis : Omdik/Ferry
Kabiro : Ferry Mosses