Redam Isu Santet, Polsek Geger Bangkalan Rangkul Tomas dan Toga

img_20161119_171312KANALINDONESIA.COM : Berawal dari adanya isu santet langsung bergerak cepat menindaklanjuti adanya informasi tentang H.Hasib (45) seorang warga Kampung Tlagah, Desa Campor, Kecanatan Geger yang dituduh telah melakukan santet terhadap Hujah (17) adik dari Choirul Anam (27).

Menyikapi hal tersebut Kapolsek langsung menghubungi para tokoh masyarakat untuk mengatasi permasalahan agar tidak semakin berkembang.

Usai sholat Jum’at pertemuan pun digelar di Polsek Geger, pada hari Jum’at (18/11/2016) sekitar pukul 14.00 WIB.

Sebelumnya pada hari Selasa (15/11/2016) sekitar pukul 18.00 WIB Chairul Anam seorang warga Dusun Cangkreng, Desa Batubela, Kecamatan Geger mendatangi rumah H.HASIB dan menuduh bahwa H.HASIB telah menyantet Hujah adik perempuannya dan melakukan pengancaman kepada H.HASIB.

Melihat gelagat yang berpotensi bisa menimbulkan korban jiwa, maka Kapolsek Geger telah mempertemukan kedua belah pihak yakni H.Hasib dan Chairul Anam yang disaksikan oleh para tokoh masyarakat, tokoh agama yakni KH.ABD WAHAB (MUI BKL), KH.MUDAKIR (Pengasuh Pondok An-Nafi’iyah Ds. Kampak), KH.IRHAM ROFI’I (Pengasuh Pondok Ds. Campor), Kepala Desa Campor, Kepala desa Batubellah, Kapolsek Geger dan Kanit Reskrim.

Menurut Kapolsek Geger bahwa tuduhan Chairul Anam bermula dari Hujah adiknya yang pernah mengalami kesurupan, lalu saat ditanya siapa yang mengirim kamu dan ia menjawab Hasib. Sehingga Chairul Anam beranggapan memang H.Hasib-lah yang telah menyantet adiknya.Menanggapi anggapan dari Chairul Anam tersebut, para Kyai yang hadir menjelaskan bahwa ucapan orang kesurupan adalah ucapan jin, sehingga tidak dibenarkan menjadi pedoman untuk menyalahkan orang lain.

Mendengar penjelasan itu, Chairul Anam dapat memahami dan menyesali perbuatannya.

Setelah semua pihak diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya, akhirnya hasil mediasi tersebut dituangkan dalam surat pernyataan dan ditandatangani para pihak, yang bunyinya antara lain :1. Chairul Anam sanggup tidak lagi menuduh H. Hasib mempunyai sihir dan tidak mengulangi perbuatannya.2. perselisihan tersebut telah diselesaikan dengan cara kekeluargaan dan Chairul Anam sanggup memperbaiki nama baikH.Hasib.3. Apabila kejadian tersebut diulangi lagi maka Chairul Anam sanggup untuk diproses secara hukum.

Kapolsek Geger AKP Andy Bahtera, SH menjelaskan bahwa, “situasinya sudah kondusif, kedua belah pihah sudah saling memaafkan, namun demikian perkembangannya masih  terus kami pantau, “Ujar mantan anggota brimob itu.(Yans)