Wapres JK Resmikan Rumah Sakit Islam Modern, RS YARSI

Wapres RI Muhammad Jusuf Kalla bersama pimpinan RS YARSI pada peresmian RS YARSI di Cempaka Putih Jakarta, Rabu (10/7/2019).

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla meresmikan Rumah Sakit YARSI di daerah Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2019).

Rumah sakit ini diklaim sebagai rumah sakit pertama menerapkan pelayanan syariah Islam dengan teknologi modern.

Dalam sambutannya, Wapres JK memuji manajemen Yayasan Rumah Sakit Islam Indonesia (YARSI) atas pendirian rumah sakit ini.

Menurutnya, pelayanan syariah Islam dibarengi teknologi menjadi bagian dari upaya meningkatkan layanan sosial kepada masyarakat.

“Dari apa yang digambarkan, tentu kita bangga dengan prosedur apalagi dengan dasar syariah Islam yang diterapkan RS YARSI,” ujar Wapres.

Ia menjelaskan, pengertian syariah sangat sederhana. Namun ia tidak ingin ada masyarakat yang gagal paham dengan konsep Rumah Sakit syariah.

“Syariah itu sederhana saja kalau tidak haram, maka halal. Kalau halal maka itu syariah. Jangan-jangan nanti karena rumah sakit syariah saat kita disuntik tidak pakai pembersihan dengan alkohol, nanti bahaya karena alkohol haram. Itu tidak seperti itu,” kata Wapres disambut senyum dan tepuk tangan peserta yang hadir.

Wapres berharap dengan diresmikannya RS YARSI memiliki kecanggihan peralatan termasuk pelayanan Helipad akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Indonesia.

“Semoga menjadi bagian dari upaya kita meningkatkan layanan sosial kepada masyarakat dan dapat menjadi layanan terkemuka di tanah air,” harapnya.

Wapres juga memaparkan bahwa selain dokter dan tenaga paramedis, di zaman sekarang ini sebuah rumah sakit perlu diisi oleh tenaga-tenaga profesional di bidang perhotelan untuk memberikan kenyamanan dan keramahan bagi pasien dan pembesuk.

“Dokter tidak bisa lagi hanya dengan modal stetoskop bisa kasih resep orang. Oleh karena itu, rumah sakit tanpa peralatan kesehatan, maka tidak akan bisa lagi memberikan layanan yang terbaik. Ini perlu juga layanan non medis yakni hospitality nya. Mulai dari pintu gerbang rumah.sakit seperti satpamnya hormat, resepsionis ramah, tempat tidur nyaman, menu makan bergizi. Itu semua kan prinsip hotel sebenarnya. Kalau dokter yang mengatur sprei kan kurang enak,” kata Wapres sumringah.

Hadir pula pada peresmian RS YARSI tersebut antara lain Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Direktur RS YARSI, dr. Mulyadi Muchtar dan para undangan lainnya. @Rudi

HUTke 4 kanalindonesia.com